Tujuan Lawatan Komandan AD Pakistan ke Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i46576-tujuan_lawatan_komandan_ad_pakistan_ke_iran
Kunjungan Komandan Angkatan Darat Pakistan ke Tehran mengindikasikan tekad negara itu dan Republik Islam Iran untuk memperkuat kerja sama militer dan keamanan.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Nov 06, 2017 12:44 Asia/Jakarta

Kunjungan Komandan Angkatan Darat Pakistan ke Tehran mengindikasikan tekad negara itu dan Republik Islam Iran untuk memperkuat kerja sama militer dan keamanan.

Jenderal Qamar Javed Bajwa, Komandan AD Pakistan dalam pertemuan dengan sejumlah pejabat tinggi Iran di Tehran, membahas strategi perluasan kerja sama militer dua negara. Iran dan Pakistan saat ini pun sedang menjalin kerja sama militer dan keamanan terkait sejumlah masalah penting kawasan dan perbatasan wilayah.

Garis panjang perbatasan Iran dan Pakistan menambah urgensi kerja sama keamanan untuk menjaga perbatasan tersebut, terlebih dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan masuknya anasir-anasir teroris ke wilayah Iran, keamanan perbatasan kedua negara terancam bahaya yang lebih besar.

Di antara aksi yang dilakukan kelompok teroris di perbatasan Iran-Pakistan adalah pembunuhan, penculikan, penyelundupan manusia dan narkotika. Biasanya setelah melancarkan aksinya ke wilayah Iran, para teroris itu melarikan diri ke Pakistan.

Iran berulang kali memperingatkan pasukan penjaga perbatasan Pakistan untuk memperhatikan pergerakan anasir-anasir teroris. Oleh karena itu, kunjungan Komandan AD Pakistan ke Tehran diharapkan bisa membuka kesempatan terjalinnya kerja sama keamanan dan militer yang lebih luas, guna memperkokoh keamanan perbatasan bersama dua negara.

Talat Masood, mantan jenderal Pakistan yang juga pengamat militer negara itu mengatakan, Iran dan Pakistan menganggap upaya memperkuat kerja sama keamanan di perbatsan kedua negara, sangat penting dan masing-masing berjanji untuk tidak membiarkan perbatasannya berubah menjadi lokasi keluar masuknya teroris.

Masood menambahkan, oleh karena itu, semakin kuat kerja sama militer Iran dan Pakistan, maka keamanan perbatasan dua negara juga akan kian kokoh. Setiap masalah di perbatasan dapat menjadi awal terciptanya kesalahpahaman dua negara, karenanya urgensitas memperhatikan masalah perbatasan dan keamanannya, tidak bisa dihindarkan.

Selain masalah keamanan perbatasan, sejumlah masalah regional juga berpengaruh pada hubungan Tehran-Islamabad. Tekanan Amerika Serikat atas Pakistan terkait Afghanistan dan tuduhan Presiden Donald Trump atas Islamabad soal dukungan atas kelompok-kelompok teroris, membuat posisi Pakistan di kawasan dan dunia semakin sulit.

Di sisi lain, lawatan terbaru pejabat tinggi politik dan militer Pakistan ke beberapa negara kawasan dapat dianggap sebagai upaya Islamabad untuk mempekuat kerja sama dengan negara-negara tetangga dan menurunkan tekanan Washington.

Shahid Masroor Gul Kiani, mantan duta besar Pakistan di Vietnam dan Malaysia menuturkan, Komandan Angkatan Bersenjata Pakistan harus lebih sering mengunjungi Iran dan menyampaikan pesan jelas dan positif Pakistan kepada negara-negara tetangga.

Pakistan, katanya, memiliki hubungan yang baik dengan Iran dan situasi saat ini membuat peran militer Pakistan di negara ini menjadi penting bahkan setara dengan peran pemerintah, dan lawatan Komandan militer Pakistan ke Iran adalah langkah yang tepat.

Iran dan Pakistan memiliki banyak kapasitas potensial termasuk proyek penyaluran gas dari Iran ke Asia Selatan yang realisasinya membutuhkan tekad kuat Islamabad di seluruh level politik dan militer. Jika tidak, Pakistan yang saat ini berada di bawah tekanan Amerika, akan semakin mendapat banyak kesulitan di kemudian hari. (HS)