Rusia Gagalkan Rencana Serangan Daesh di Moskow
-
Aparat keamanan Rusia bersiaga di salah satu stasiun metro di Moskow setelah menerima ancaman serangan teror.
Menteri Dalam Negeri Rusia Vladimir Kolokoltsev, mengatakan pihaknya berhasil menggagalkan rencana serangan bunuh diri oleh kelompok teroris Daesh di dekat sebuah stasiun metro di Moskow.
"Aparat keamanan menahan seorang warga Kirgistan, anggota Daesh yang berencana meledakkan sebuah truk berisi bahan peledak di dekat pintu masuk salah satu stasiun metro di Moskow," ujar Kolokoltsev kepada surat kabar Rusia, Izvestia, Selasa (7/11/2017).
"Orang tersebut ditangkap di kota Khimki dekat Moskow dan sedang diinterogasi," tambahnya.
"Kami berusaha keras, menggunakan segala cara untuk mencegah serangan semacam itu. Memang, teknik semacam ini sudah meluas di Eropa," kata Kolokoltsev.
Sebelumnya pada 2 Oktober lalu, para anggota dan simpatisan Daesh juga ditangkap di Moskow.
Menurut Kolokoltsev, Rusia telah mengidentifikasi sekitar 150 kelompok teroris yang terdiri dari berbagai etnis dan mengadili lebih dari 800 pentolan teroris dan anggota kelompok teroris.
Kelompok teroris Daesh telah melakukan beberapa serangan teror di Rusia, dan yang paling mematikan terjadi pada 3 April 2017 di St. Petersburg. Sebanyak 14 orang tewas dan lebih dari 50 lainnya cidera dalam teror bom di stasiun metro Tekhnologichesky Institut di St Petersburg. (RM)