Rusia Peringatkan AS soal Tensi di Semenanjung Korea
-
Igor Morgulov, deputi menteri luar negeri Rusia
Igor Morgulov, deputi menteri luar negeri Rusia memperingatkan aksi-aksi pengobaran tensi Amerika Serikat di Semenanjung Korea.
Itar-Tass melaporkan, Igor Morgulov Senin (27/11) menyatakan, ketika Korea Utara menghentikan dua bulan uji coba rudal dan nuklirnya, Moskow menilai negatif manuver perang dan pergerakan militer Amerika beserta sekutunya di Semenanjung Korea.
Ia menambahkan, meski Pyongyang menghentikan tes nuklir dan rudalnya, Washington tidak berencana mengurangi pergerakan militernya di Semenanjung Korea, bahkan sebaliknya ingin menggelar latihan perang lain.
"Meski demikian, Rusia secara aktif bekerja sama dengan Korea Utara sehingga proses dihentikannya tes nuklir dan rudal Pyongyang dapat dilanjutkan," papar Igor Morgulov.
Morgulov menambahkan, Pyongyang memulai pelaksanaan bagian pertama petajalan Rusia untuk menyelesaikan krisis Semenanjung Korea.
Menurut petinggi Rusia, prakarsa ini mencakup penghentian uji coba nuklir dan rudal Korea Utara dengan imbalan dihentikannya atau paling tidak volume manuver serta pergerakan militer Amerika-Korsel dikurangi.
Krisis Semenanjung Korea terus berlanjut seiring dengan retorika dan ancaman Presiden Amerika Donald Trump untuk menyerang Korea Utara. (MF)