Pakistan Diminta Blokir Jalur Pasokan Logistik AS-NATO
-
Ketua Partai Tehreek-e-Insaf (PTI) Pakistan, Imran Khan.
Ketua Partai Tehreek-e-Insaf (PTI) Pakistan, Imran Khan mengatakan, jalur pasokan logistik AS-NATO melalui wilayah Pakistan harus diputus sebagai respon atas pernyataan terbaru Presiden Donald Trump.
Imran Khan, seperti dikutip IRNA, Jumat (5/1/2018), meminta Pakistan untuk menarik diri dari blok AS dan kemudian bergabung dengan Cina, Rusia dan Iran demi mencapai kemajuan.
Trump dalam sebuah kicauan di Twitter-nya baru-baru ini mengatakan, "AS telah bersikap bodoh dengan memberikan bantuan 33 miliar dolar ke Pakistan selama 15 tahun terakhir, dan Islamabad tidak memberikan apapun kepada kita selain kebohongan dan tipuan."

Kementerian Keuangan Pakistan mengatakan pada hari Rabu bahwa Washington telah menghentikan bantuan 255 juta dolar ke Islamabad.
Pemerintah AS menuding Pakistan menyebarkan terorisme dan ketidakamanan di Afghanistan dengan cara mendukung para teroris yang bermarkas di Afghanistan.
Sementara itu, rakyat dan para pejabat Afghanistan percaya bahwa kehadiran AS di Afghanistan telah meningkatkan kekacauan, terorisme dan produksi narkoba di negara itu. (RM)