Pakistan Bekukan Kerjasama Militer dan Intelijen dengan AS
-
Ketegangan antara AS dan Pakistan meningkat tajam setelah Trump menuding Islamabad melindungi kelompok-kelompok teroris.
Menteri Pertahanan Pakistan, Khurram Dastgir Khan mengatakan Pakistan telah menangguhkan kerjasama militer dan intelijen dengan Amerika Serikat, menyusul tuduhan miring Presiden Donald Trump terhadap Islamabad.
Seperti dilaporkan laman Dawn.com, Khan pada Selasa (9/1/2018) menambahkan, AS menghadapi kekalahan di Afghanistan dan menyudutkan Pakistan demi menutupi kegagalannya di negara tersebut.
Menurutnya, Washington sibuk dalam permainan keliru terhadap Islamabad ketimbang menyediakan bantuan untuk mengamankan perbatasan Pakistan-Afghanistan.
Washington telah meningkatkan tekanan terhadap Islamabad untuk "berbuat lebih banyak" dalam perang melawan terorisme. Washington telah menghentikan bantuan militer, yang dilakukan setelah Trump menuduh Pakistan melindungi kelompok teroris.

AS mengklaim bahwa Pakistan telah memperburuk ketidakamanan di Afghanistan dengan mendukung kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di wilayah Afghanistan.
Namun, masyarakat dan para pejabat Afghanistan percaya bahwa kehadiran militer AS di Afghanistan telah meningkatkan ketidakamanan, terorisme dan produksi opium di negara mereka. (RM)