Lavrov: Program Misil Iran tidak Dapat Dinegosiasikan
-
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov.
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov, mengatakan program rudal Iran tidak dapat dinegosiasikan.
Lavrov, seperti dikutip kantor berita Interfax, Selasa (16/1/2018), menuturkan kegiatan Iran dalam pengembangan misilnya tidak dapat dinegosiasikan, dan jika Amerika Serikat keluar dari kesepakatan nuklir dengan alasan ini, Iran juga tidak akan terikat oleh kewajiban apapun.
"Tuntutan Washington untuk merevisi kesepakatan nuklir, tidak dapat diterima dan Moskow tidak akan mendukungnya. Rusia akan melanjutkan upayanya untuk meyakinkan AS bahwa Iran berkomitmen penuh terhadap kesepakatan nuklir," tegasnya.

Presiden AS Donald Trump meminta negosiasi ulang untuk mengubah kesepakatan nuklir, namun permintaannya ditolak oleh Iran dan negara-negara lain yang terlibat dalam perundingan.
Gedung Putih mengumumkan pada Jumat lalu bahwa Trump untuk terakhir kalinya telah menangguhkan sanksi dan mengkonfirmasi kesepakatan nuklir Iran.
"Jika tidak ada revisi yang diminta oleh Presiden AS terkait intensifikasi pengawasan dan penambahan isu rudal Iran ke dalam kesepakatan tersebut, maka AS akan keluar dari perjanjian ini," kata pernyataan Gedung Putih. (RM)