Lavrov: Rusia Tolak setiap Upaya Merusak JCPOA
-
Menlu Rusia, Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov seraya menekankan bahwa Moskow akan mengerahkan upayanya mencegah dialog baru terkait kesepakatan nuklir Iran mengatakan, Rusia tidak menerima upaya merusak Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA).
IRIB melaporkan, Lavrov Jumat (19/1) menambahkan, pihak Eropa menyadari sepenuhnya resiko perundingan baru terkait JCPOA dan mereka tidak akan menerimanya.
Lavrov juga menyebut tidak mungkin permintaan Barat khususnya Amerika terhadap Iran untuk tidak mengintervensi urusan Asia Barat. "Iran seperti kebanyakan negara kawasan, mengejar kepentingannya dalam kasus ini," papar Lavrov.
Presiden Amerika Donald Trump pada 12 Januari 2018 bersamaan dengan perpanjangan penangguhan sanksi nuklir Iran, menentukan empat syarat termasuk mengubah sejumlah isi JCPOA, mengakses situs militer dan sanksi rudal Iran untuk tetap berada di perjanjian nuklir.
Menlu Rusia juga mengkriti Amerika karena membentuk pasukan lokal di utara Suriah dan mengatakan, upaya Amerika untuk membentuk pasukan lokal di Suriah utara bertentangan dengan komitmen menjaga integritas wilayah Damaskus.
Koalisi internasional anti Daesh pimpinan Amerika pada 14 Januari mengumumkan mereka tengah membentuk pasukan penjaga perbatasan dengan istilah pasukan keamanan perbatasan di wilayah yang dikontrol etnis Kurdi Suriah. Pasukan tersebut berjumlah 30 ribu personel. (MF)