Amerika Ancam Serang Suriah
https://parstoday.ir/id/news/world-i50859-amerika_ancam_serang_suriah
Seorang pejabat Amerika Serikat, Kamis (1/2) menuduh pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia dan mengatakan, Washington berhak melancarkan langkah militer terhadap Damaskus.
(last modified 2026-06-14T18:16:20+00:00 )
Feb 02, 2018 11:38 Asia/Jakarta
  • pasukan Amerika di Suriah
    pasukan Amerika di Suriah

Seorang pejabat Amerika Serikat, Kamis (1/2) menuduh pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia dan mengatakan, Washington berhak melancarkan langkah militer terhadap Damaskus.

Pemerintah Amerika sebelumnya pada 7 April 2017 menggempur pangkalan udara Al Shayrat di Provinsi Khoms, Suriah yang merupakan pangkalan utama pasukan Suriah dalam perang melawan teroris Daesh dan Front Al Nusra, dengan 59 rudal jelajah.

Alasan Amerika melancarkan serangan ke Suriah tersebut adalah insiden mencurigakan di Khan Syeikhoun.

Pada serangan kimia mencurigakan yang terjadi 4 April 2017 di wilayah Khan Syeikhoun, selatan Idlib, Suriah, lebih dari 100 orang tewas dan sekitar 400 lainnya cedera.

Pasca insiden mencurigakan di Khan Syiekhoun itu, koalisi Barat-Arab pendukung teroris pimpinan Amerika, berusaha keras melemparkan tuduhan kepada pemerintah Suriah sebagai pelaku serangan kimia tersebut. Namun dibantah Damaskus.

senjata kimia

Sejak sepekan yang lalu, Amerika kembali melemparkan tuduhan yang sama terhadap Suriah.

Menurut laporan Associated Press, pejabat Amerika yang mengancam akan melancarkan invasi militer ke Suriah itu tidak ingin diungkap identitasnya. Ia mengklaim, pasukan pemerintah Suriah sejak serangan Amerika ke pangkalan udara Al Shayrat, beberapa kali menggunakan senjata kimia secara terbatas.

Tuduhan Amerika itu terulang, padahal Organisasi Internasional Pelarangan Senjata Kimia, OPCW mengumumkan, Suriah sudah memusnahkan seluruh senjata kimianya pada tahun 2014.

Banyak pengamat percaya, tuduhan Amerika terhadap Suriah terkait penggunaan senjata kimia adalah upaya mengelabui opini publik dunia dan membalikkan realitas sebagai balasan atas kemenangan-kemenangan yang terus diraih pasukan pemerintah Suriah atas teroris.

Menurut sejumlah laporan resmi, para teroris terbukti kerap menggunakan senjata kimia di Irak dan Suriah. (HS)