Kelompok Bersenjata Cegah Warga Sipil Tinggalkan Ghouta
-
Operasi militer Suriah di Ghouta Timur.
Militer Rusia pada Rabu (21/2/2018) menyatakan bahwa pemberontak di Ghouta Timur, Suriah telah mengabaikan seruan untuk menghentikan pertempuran dan meletakkan senjata mereka.
Militer Rusia dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Reuters, menyatakan bahwa pemberontak mencegah warga sipil meninggalkan zona konflik di Ghouta.
"Pembicaraan mengenai penyelesaian masalah secara damai di Ghouta Timur telah rusak. Situasi kemanusiaan dan kondisi sosial ekonomi yang kritis berkembang di wilayah itu," kata pernyataan tersebut.

"Seruan oleh pusat pemantauan gencatan senjata Rusia kepada pemberontak di Ghouta Timur untuk menghentikan pertempuran dan meletakkan senjata mereka, tidak menghasilkan apa-apa," tegasnya.
Pemberontak di Ghouta memanfaatkan wilayah tersebut untuk melakukan serangan rutin ke daerah pemukiman di Damaskus, yang menyebabkan sejumlah warga sipil Suriah terbunuh dan terluka.
Tentara Suriah sejak Rabu lalu telah melancarkan sebuah operasi untuk menumpas teroris di wilayah tersebut.(RM/PH)