Veto Rusia atas Resolusi Anti-Iran di PBB
https://parstoday.ir/id/news/world-i52395-veto_rusia_atas_resolusi_anti_iran_di_pbb
Wakil tetap Rusia di PBB memprotes tuduhan yang dilancarkan kepada Republik Islam Iran terkait perang Yaman dan memveto rancangan resolusi anti-Iran di Dewan Keamanan yang disponsori Inggris.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Feb 27, 2018 13:30 Asia/Jakarta

Wakil tetap Rusia di PBB memprotes tuduhan yang dilancarkan kepada Republik Islam Iran terkait perang Yaman dan memveto rancangan resolusi anti-Iran di Dewan Keamanan yang disponsori Inggris.

Duta Besar Rusia di PBB, Vasily Nebenzya dalam sidang dewan keamanan yang digelar hari Senin (26/2) malam mengatakan bahwa krisis Yaman tidak boleh dijadikan alat politik dan tidak boleh diperluas ke masalah-masalah yang lain, sebab tuduhan tanpa informasi akurat tidak bisa diterima.

Dubes Rusia untuk PBB menambahkan, selain sanksi dan ancaman ada strategi-strategi lain yang mungkin diabaikan oleh Amerika Serikat.

Sementara itu, Wakil tetap Cina di PBB, MA Zhaoxu dalam sidang dewan keamanan yang membahas krisis Yaman menuturkan, Cina sangat mengkhawatirkan situasi Yaman dan solusi politik adalah satu-satunya jalan untuk mewujudkan perdamaian permanen di negara ini.

Sebelumnya Dubes Inggris untuk PBB, Matthew Rycroft pada kesempatan yang sama mengklaim, langkah Iran di Yaman melanggar hukum internasional, dan Tehran sengaja tidak mencegah pengiriman, penjualan atau pemindahan rudal untuk gerakan Ansarullah Yaman.

Wakil tetap Perancis di PBB,  François Delattre, mendukung agresi militer Arab Saudi ke Yaman, dan mengatakan, Paris mengecam pelanggaran undang-undang sanksi penjualan senjata oleh Iran ke Ansarullah.

Dubes Amerika untuk PBB, Nikki Haley pasca veto resolusi anti-Iran prakarsa Inggris, oleh Rusia, mengancam, jika Moskow terus menggunakan hak vetonya dalam masalah ini, maka Washington dan sekutu-sekutunya akan memakai cara lain.

Nikki Haley

Di sisi lain, Gholamali Khooshro selaku wakil tetap Iran di PBB, Selasa (27/2) menjelaskan, klaim-klaim yang terus diulang dan pertunjukan Iranfobia, tidak akan membantu para agresor Yaman. Ia menerangkan, tiga tahun perang total dan pemboman tanpa henti, telah menyeret Yaman pada tragedi kemanusiaan.

Dewan Keamanan PBB, Senin (26/2) menggelar sidang untuk membahas draf dua resolusi anti-Yaman.

Rancangan resolusi pertama adalah prakarsa Inggris yang bertujuan untuk menekan Iran atas tuduhan pengiriman senjata ke Yaman, namun akhirnya diveto oleh Rusia.

Draf resolusi kedua diusulkan Rusia, namun hanya sebatas untuk memperpanjang sanksi senjata Yaman hingga Februari 2019 yang didukung oleh seluruh anggota DK PBB.

Inggris menyusun draf resolusi anti-Iran untuk membantu Amerika dan Perancis.

Agresi militer Saudi dan sekutu-sekutunya ke Yaman sejak Maret 2015 sampai sekarang telah menewaskan dan melukai puluhan ribu orang dan memaksa jutaan lainnya mengungsi.

Koalisi agresor Yaman selalu mengklaim, Iran mengirim senjata dan rudal untuk pasukan rakyat Yaman dan sengaja merusak upaya penyelesaian krisis Yaman.

Pemerintah Yaman berulang kali menegaskan bahwa kekuatan pertahanan militer negara ini sepenuhnya dalam negeri dan terus mengalami kemajuan meski berada dalam blokade total Saudi.

Arab Saudi dan sekutu-sekutunya, sampai saat ini tidak berhasil meraih ambisinya di Yaman karena mendapat perlawanan gigih dari rakyat negara itu.(HS/PH)