Trump akan Usir Puluhan Diplomat Rusia
-
Trump dan Putin
Presiden Amerika Serikat Donald Trump sedang mempertimbangkan pengusiran sejumlah diplomat Rusia dari Amerika Serikat sebagai reaksi atas insiden keracunan mantan agen ganda Rusia di Inggris.
Pejabat Amerika dan Eropa mengatakan kepada The Washington Post pada Sabtu (24/3/2018) bahwa Trump sedang mempertimbangkan untuk mengusir 20 atau lebih diplomat Rusia, dan para asisten mereka, sebagai bentuk solidaritas terhadap pemerintah London.
CNN pada Jumat menyebutkan bahwa Trump mempertimbangkan rekomendasi dari Dewan Keamanan Nasional AS soal pengusiran diplomat Rusia sebagai reaksi atas insiden keracunan Sergei Skripal dan putrinya, yang ditemukan pada 4 Maret di sebuah bangku di kota Salisbury, Inggris.
Seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS kepada CNN mengatakan, "Kami bersama untuk solidaritas dengan sekutu kami di Inggris, dan kami sepenuhnya mendukung keputusan Inggris untuk mengusir diplomat Rusia dan mengambil tindakan lain untuk mereaksinya."
Pemerintahan Trump sedang menanti reaksi anggota Dewan Eropa dalam hal ini sebelum mengambil tindakan apapun.
Inggris mengusir 23 diplomat Rusia pekan lalu setelah negara itu menyimpulkan bahwa Rusia bertanggungjawab atas insiden keracunan Skripal.
London mengklaim bahwa zat kimia Novichok yang dirancang Soviet telah digunakan untuk meracuni Skripal dan putrinya, serta mengacungkan tudingan kepada Rusia.
Moskow menolak klaim tersebut dan menilainya "tidak masuk akal,". Rusia menyatakan bahwa substansi yang digunakan dalam serangan itu mungkin berasal dari negara-negara yang sedang mempelajarinya, termasuk Inggris sendiri. Moskow menawarkan kerjasama dengan London dalam menyelidiki kasus tersebut.(MZ/PH)