Erdogan dan Netanyahu Adu Mulut soal Brutalitas Israel
-
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Perdana Menteri rezim Zionis, Benjamin Netanyahu.
Kritik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan terhadap kejahatan Israel atas rakyat Palestina telah memicu adu mulut antara dirinya dengan Perdana Menteri rezim Zionis, Benjamin Netanyahu.
Seperti dikutip Farsnews, Erdogan pada hari Ahad (1/4/2018) mengatakan, Netanyahu adalah seorang teroris yang lemah dan senjata nuklir tidak dapat membantunya.
"Tidak perlu menjelaskan kekejaman tentara Israel, karena semua orang tahu tentang kejahatan rezim teroris ini di Jalur Gaza dan Quds," kata Erdogan dalam menanggapi pernyataan Netanyahu yang memuji tindakan brutal tentaranya terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Erdogan menyebut serangan brutal Israel terhadap warga Palestina di perbatasan Gaza sebagai tindakan tidak manusiawi, dan meminta Amerika Serikat untuk menghentikan brutalitas rezim Zionis.
Menanggapi kritik Erdogan, PM Israel mengatakan bahwa orang yang telah membom warga sipil selama bertahun-tahun, tidak dapat memberikan pelajaran moral.
Tentara Israel menembaki peserta Pawai Akbar Kepulangan dengan peluru tajam, gas air mata dan granat asap. Sejauh ini 17 orang Palestina gugur syahid dan sekitar 1.500 lainnya terluka. (RM/PH)