Kecaman atas Teror Dosen Palestina di Malaysia terus Berlanjut
https://parstoday.ir/id/news/world-i55576-kecaman_atas_teror_dosen_palestina_di_malaysia_terus_berlanjut
Berbagai lembaga dan organisasi kemasyarakatan di Malaysia menuntut pemerintah melakukan langkah serius mengidentifikasi dan menghukum pelaku pembunuhan Fadi al-Batsh, dosen Palestina di universitas Kuala Lumpur.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Apr 24, 2018 01:45 Asia/Jakarta
  • Fadi al Batsh
    Fadi al Batsh

Berbagai lembaga dan organisasi kemasyarakatan di Malaysia menuntut pemerintah melakukan langkah serius mengidentifikasi dan menghukum pelaku pembunuhan Fadi al-Batsh, dosen Palestina di universitas Kuala Lumpur.

Menurut laporan IRNA hari Senin (23/4), organisasi Aqsa Sharif, Viva Palestina, perlindungan kemanusiaan Malaysia dan sejumlah organisasi kemasyarakatan lainnya secara terpisah merilis statemen menyebut teror dosen Palestina universitas Kuala Lumpur sebagai kejahatan mengerikan dan menuntut pelakukan diidentifikasi serta dihukum.

 

Sementara itu, Universitas Kuala Lumpur (UniKL) di statemennya menyebut Fadi al-Batsh sebagai ilmuwan dan pakar di bidang energi serta menambahkan, dosen Palestina ini selama 10 tahun di Malaysia merupakan sosok yang dihormati oleh organisasi kemasyarakatan.

Image Caption

 

Mohammad Azmi Abdul Hamid, ketua Organisasi Islam Dewan Penasihat Malaysia di statemennya menilai Dinas Rahasia Israel (Mossad) terlibat dalam teror al-Batsh dan menyatakan, rezim ini memiliki catatan buruk di teror para ilmuwan dan tokoh Palestina di berbagai penjuru dunia.

 

Hafid Mohammad Nur, ketua Organisasi Perlindungan Kemanusiaan di jumpa pers seraya menolak klaim keterlibatan dosen Palestina ini di aktivitas rudal menyatakan, prestasi al-Batsh mendorongnya menjadi target Zionis.

 

Fadi Mohammad al-Batsh, dosen Palestina di Universitas Kuala Lumpur, pemenang hadiah peneliti terbaik dunia Arab tewas setelah ditembak oleh orang tak dikenal ketika tengah menuju masjid untuk menunaikan shalat.

 

Gerakan Jihad Islam dan Hamas menyebut Mossad sebagai pelaku teror Fadi al-Batsh. (MF)