Protes Lavrov atas Langkah Sepihak Amerika
-
Sergei Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia
Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan, ketegangan dalam hubungan internasional akibat langkah-langkah sepihak Amerika dan sekutunya.
Sergei Lavrov, Menteri Luar Negeri Rusia dalam sebuah wawancara dengan majalah Italia, Panorama yang diterbitkan hari Kamis (03/5) menjelaskan, langkah-langkah dalam memajukan kebijakan Rusiaphobia menyebabkan hubungan Moskow dan Washington terus memburuk.
"Moskow sendiri setuju dengan niat Donald Trump, Presiden Amerika untuk memulai dialog antara dua negara, tapi soal apakah ucapan ini berdasarkan langkah-langkah nyata atau tidak harus dinilai ke depannya," tambah Lavrov.
Di bagian lain dari wawancaranya, Lavrov menyinggung masalah Suriah dan sejumlah tudingan yang dialamatkan Amerika dan Barat terhadap pemerintan Damaskus terkait serangan kimia terbaru di daerah Douma, Ghouta Timur seraya mengatakan, Moskow berharap bahwa tim investigasi Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) di Suriah melakukan investigasi independennya.
Menlu Rusia juga menegaskan bahwa Amerika tengah berusaha menghancurkan Suriah demi menjamin kehadiran militernya di timur Sungai Eufrat dan tidak berniat meninggalkan daerah itu.
Di tahun-tahun terakhir, Amerika berkali-kali menyerang Suriah dengan alasan memerangi kelompok-kelompok teroris di negara ini. Sementara Damaskus juga berkali-kali menyebut kehadiran militer Amerika di Suriah merupakan aksi penjajahan dan melanggar kedaulatan negara ini serta mengecamnya.