Putin Instruksikan Kelanjutan Pasukan Rusia di Suriah
-
Presiden Rusia, Vladimir Putin
Presiden Rusia, Vladimir Putin menyatakan bahwa Moskow tidak bermaksud untuk melucuti pangkalan militernya di Suriah.
"Pangkalan angkatan laut Tartus dan pangkalan udara Hmeimim sesuai kesepakatan yang dicapai antara Rusia dan Suriah akan tetap melanjutkan kerja samanya," ujar Putin.
"Pasukan Rusia berada di Suriah untuk memenuhi kepentingan bersama, dan kehadirannya berdasarkan kontrak dengan pemerintah Suriah dan sesuai aturan internasional," tegasnya.
Menyinggung besarnya jumlah perwira Rusia yang terlibat dalam perang di Suriah, Presiden Putih mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka dalam perang di Suriah memberikan kesempatan untuk menyempurnakan kekuatan pasukan dan mengambil pelajaran berharga.
Rusia menerima permintaan pemerintah Suriah untuk menempatkan pasukannya di negara Arab ini sejak tiga tahun lalu.
Krisis Suriah meletus sejak 2011 lalu hingga kini yang dipicu serangan masif kelompok-kelompok teroris dukungan Arab Saudi, AS dan sekutunya, termasuk Inggris dan Perancis demi mengubah perimbangan kekuatan regional yang menguntungkan rezim Zionis Israel.(PH)