Menhan Perancis Akui Daesh Gunakan Senjata Kimia di Irak
Menteri Pertahanan Perancis mengabarkan penggunaan senjata kimia oleh kelompok teroris Takfiri Daesh di Irak.
Jean-Yves Le Drian yang berkunjung ke kota Erbil, Irak pada Selasa (12/4/2016) mengatakan, ada dokumen-dokumen yang membuktikan penggunaan senjata kimia oleh Daesh untuk menyerang militer dan pasukan lokal Irak.
Menurut AFP, di hadapan pasukan Perancis yang ditempatkan di utara Irak, Le Drian menambahkan, Daesh menggunakan segala cara untuk mencapai tujuan-tujuannya.
Sementara itu, salah satu pejabat tinggi militer Perancis yang ditempatkan di Irak juga mengatakan, berdasarkan bukti dan saksi, Daesh berulang kali menggunakan gas Mustard setelah menggunakan Klorin.
Menurutnya, penggunaan senjata kimia seperti itu telah sering terjadi.
Sejak menduduki sebagian wilayah Irak pada Juni 2014, Daesh yang memperoleh dukungan finansial dan senjata dari negara-negara Barat dan sekutunya telah melakukan berbagai kejahaatan mengerikan di negara Arab ini. (RA)