Menlu Rusia Protes Keras Perilaku AS terhadap Iran
-
Sergei Lavrov
Menteri Luar Negeri Rusia memprotes keras kebijakan-kebijakan sepihak Amerika Serikat terhadap Iran dan menilainya tidak profesional dan tidak realistis.
Menlu Rusia, Sergei Lavrov, Selasa (4/9/2018) malam dalam wawancara dengan televisi nasional negara itu mengatakan, sikap Amerika terhadap Iran sepenuhnya tidak realistis, karena Iran yang merupakan negara dengan sejarah ribuan tahun dan berpenduduk lebih dari 80 juta orang, sebagaimana negara-negara lain akan selalu punya kepentingan khusus di kawasan.
Lavrov menambahkan, Amerika melakukan langkah yang tidak bisa diterima terhadap Iran dan langkah semacam ini tidak mungkin berhasil, pasalnya Iran akan selalu punya kepentingan yang harus mereka hormati.
Menurut Lavrov, Amerika menggunakan dolar sebagai alat untuk menekan negara-negara lain sebagai bentuk hukuman.
Pemerintah Amerika pada 8 Mei 2018 secara sepihak dan ilegal keluar dari kesepakatan nuklir JCPOA, dan sejak 7 Agustus 2018 memulai tahap awal sanksi nuklir terhadap Iran.
Tahap kedua sanksi yang mencakup sanksi minyak akan mulai diterapkan pada 4 November 2018 mendatang. (HS)