Mengapa Rusia Memrotes Barat Memanfaatkan OPCW?
https://parstoday.ir/id/news/world-i63004-mengapa_rusia_memrotes_barat_memanfaatkan_opcw
Barat memiliki latar belakang sangat negatif dalam dalam menerapkan standar ganda untuk isu-isu seperti terorisme dan penggunaan senjata kimia.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Okt 13, 2018 15:40 Asia/Jakarta
  • Kementerian Luar Negeri Rusia
    Kementerian Luar Negeri Rusia

Barat memiliki latar belakang sangat negatif dalam dalam menerapkan standar ganda untuk isu-isu seperti terorisme dan penggunaan senjata kimia.

Sekaitan dengan hal ini, setelah Sergei Skripal, mantan agen Rusia dan putrinya yang mati akibat keracunan kimia di Salzburg, barat daya Inggris pada Maret 2018, Amerika Serikat dan Inggris menyalahkan Moskow atas insiden itu dan mengerahkan upaya besar-besaran untuk menekan Rusia melalui Organisasi Anti Senjata Kimia (OPCW) yang kemudian direaksi keras oleh Moskow.

Dalam hal ini, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat bahwa upaya Amerika Serikat dan Inggris pada pertemuan ke-79 Dewan Eksekutif Organisasi Anti Senjata Kimia dalam memberikan wewenang untuk menentukan siapa yang bersalah dalam menggunakan kepada OPCW benar-benar ilegal. Karena hanya Dewan Keamanan PBB yang memiliki otoritas seperti itu.

OPCW

Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia disebutkan bahwa Moskow menentang prakarsa ini dan bila hal ini terjadi, maka Organisasi Anti Senjata Kimia akan menjadi organisasi represif yang akan digunakan untuk memberikan tekanan pada negara yang tidak diinginkan bagi Barat.

Kementerian Luar Negeri Rusia menjelaskan bahwa terlepas dari tekanan yang tidak adil ini, mereka akan melanjutkan upaya untuk mencegah OPCW dan Sekretariat Teknisnya untuk mencapai tujuan yang menguntungkan dan sementara.

Barat beralasan dan menyampaikan permintaan soal keracunan kimia Skripal dan putrinya di Inggris, padahal Moskow sudah menyatakan tidak terlibat apapun dalam masalah keracunan ini dan bahkan pemerintah Inggris sendiri tidak dapat menyampaikan bukti-bukti jelas untuk menyimpulkan klaim mereka terhadap Rusia. Selain itu, pemerintah Belanda baru-baru ini menahan empat warga Rusia dan diusir dari negara itu dengan dalih mereka berusaha melakukan serangansiber terhadap Organisasi Anti Senjata Kimia pada April 2018, satu langkah yang sejalan dengan upaya Washington dan London.

Pertanyaannya adalah mengapa pada saat ini, Washington dan London telah membuat permintaan seperti itu? Alasan utama untuk ini tampaknya menjadi upaya bagi kedua negara untuk memanfaatkan Organisasi Anti Senjata Kimia sebagai instrumen demi memperburuk tekanan pada Rusia.

Menurut klaim John Sullivan, Deputi Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, meningatnya penggunaan senjata kimia telah menciptakan krisis global dan kita harus sarana yang diperlukankepada OPCW yang akan menciptakan mekanisme preventif untuk mencegah dan menganggapi serangan kimia.

Barat, termasuk orang Amerika telah berulang kali mengabaikan permintaan Rusia untuk penyelidikan penggunaan senjata kimia oleh kelompok-kelompok teroris di Suriah, sementara sejauh ini ada bukti tak terbantahkan tentang ketersediaan bahan untuk pembuatan senjata kimia oleh Barat dan sekutu mereka untuk kelompok-kelompok teroris di Suriah.

Para teroris Suriah menggunakan senjata kimia

Amerika Serikat dan sekutu Eropanya, yang sekarang mengklaim bertambahnya wewenang Organisasi Anti Senjata Kimia untuk mengumumkan pelaku serangan kimia ternyata memiliki catatan yang mengerikan tentang penggunaan senjata kimia atau penyediaan dan penjualan bahan untuk pembuatan senjata tersebut kepada sekutu mereka.

Selama Perang Vietnam, Amerika Serikat menggunakan ratusan ribu ton bahan kimia yang disebut "Agent Orange" melawan warga Vietnam yang mengakibatkan polusi lingkungan yang parah, serta kematian, cedera dan cacatnya ratusan ribu orang di Vietnam. Sementara Jerman juga memiliki peran utama dalam menciptakan gudang senjata kimia dari rezim Baath Irak. Sekarang, negara-negara ini telah menyerukan penguatan otoritas Organisasi Anti Senjata Kimia yang merupakan indikasi penggunaan organisasi sebagai instrumen Barat, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, untuk memajukan tujuan yang mereka.