Uni Eropa Perpanjang Sanksi terhadap Rusia
-
Kapal Ukraina ditahan Rusia
Dewan Eropa Jumat (21/12) mengumumkan, Uni Eropa memperpanjang sanksi ekonomi anti Rusia untuk enam bulan kedepan.
"Sanksi ekonomi terhadap Rusia akan diperpanjang hingga Juli 2019," papar Dewan Eropa dalam statemennya seperti dilaporkan Reuters.
Masih menurut sumber ini, para pemimpin Eropa di sidang mereka pekan lalu sepakat dengan sanksi anti Rusia, namun memutuskan untuk menyetujui penambahan sanksi kepada Moskow karena kasus pencekalan kapal Ukraina di Laut Azov.
Tiga armada kapal Ukraina Ahad (25/11) melintasi Selat Kerch, antara Laut Hitam dan Azov serta memasuki wilayah Rusia di Krimea. Aksi armada Ukraina ini menuai respon Rusia dan militer kedua negara terlibat baku tembak. Rusia akhirnya mencekal ketiga kapal Ukraina tersebut.
Uni Eropa yang mengekor pendekatan Amerika, sejak tahun 2014 melemparkan tudingan anti Moskow dan menyatakan negara ini mengintervensi konfrontasi di timur Ukraina dan membantu kubu anti pemerintah. Dengan demikian Uni Eropa menerapkan sejumlah sanksi ekonomi dan finansial kepada Eropa dan aksi tersebut mendapat balasan dari Moskow.
Pemisahan diri Krimea dari Ukraina dan bergabungnya wilayah ini dengan Rusia di tahun 2014 berdasarkan hasil referendum, meningkatkan tensi antara Rusia dan Barat.
Bentrokan di wilayah timur Ukraina meletus sejak April 2014 menyusul kudeta kubu pro Barat terhadap pemerintah waktu itu. (MF)