Aktivis Anti-Perang AS Protes Pidato Pompeo
-
Medea Benjamin, aktivis anti-perang Amerika serikat
Aktivis anti-perang memprotes pidato Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang menentang pemerintahan sah Venezuela.
Menurut laporan FNA, Medea Benjamin, aktivis Amerika anti-perang di tempat pidato Mike Pompeo, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dalam pertemuan "Organisasi Negara-negara Amerika" (OAS) di Washington mereaksi ucapan tendensius Pompeo yang menyerang pemerintah Venezuela, dan ia juga menyerukan supaya yang hadir mengabaikan ucapan Pompeo apalagi mendukung kudeta."
"Melewati masa transisi yang demokratis tidak berarti kudeta," tambah Medea Benjamin.
Sebelumnya, aktivis Amerika Serikat penggagas kelompok anti-perang Code Pink ini juga menolak ambisi haus perang pemerintah Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat dalam pertemuan Organization of American States itu dalam sebuah sikap intervensif dan arogan mengatakan, "Semua negara harus mengakui Ketua Majelis Nasional Venezuela sebagai presiden negara ini".
Juan Guaido, pemimpin kubu oposisi yang berafiliasi dengan Amerika Serikat hari Rabu (23/01) dengan dukungan penuh Washington menyebut dirinya sebagai presiden Venezuela dan menuntut pengunduran diri Maduro.
Nicolas Maduro, Presiden Venezuela mereaksi konspirasi Amerika Serikat ini dan langsung memutuskan hubungan diplomatik dengan Washington dan mengusir para diplomat AS di Venezuela.
Maduro hari Jumat (25/01) menekankan akan melawan kudeta di negaranya dengan bersandar pada dukungan rakyat dan militer Venezuela.(SL)