AS Ancam Rusia Tarik Pasukannya dari Venezuela
-
Maria Zakharova
Juru bicara Departemen Luar Negeri Rusia saat merespon ancaman Presiden AS Donald Trump terhadap Moskow untuk menarik pasukannya dari Venezuela mengatakan, Trump lebih baik menunaikan janjinya terkait penarikan pasukannya dari Suriah ketimbang meminta Rusia keluar dari Venezuela.
Seperti dilaporkan FNA, Maria Zakharova Rabu sore (27/3) saat merespon ancaman Trump mengatakan, Trump lebih baik menunaikan janjinya kepada masyarakat internasional ketimbang menentukan nasib negara lain.
Jubir Kemenlu Rusia menambahkan, kehadiran penasihat militer Rusia di wilayah Venezuela berdasarkan kesepakatan kerja sama pertahanan yang ditandatangani kedua negara tahun 2001.
Zakharova menjelaskan, Rusia akan memperluas kerja samanya dengan Venezuela dan sejalan dengan konstitusi negara ini.
Donald Trump hari Rabu saat bertemu dengan Fabiana Rosales, istri Juan Guaido, pemimpin oposisi Venezuela dan di depan wartawan seraya mengancam Moskow mengatakan, seluruh opsi untuk mengusir Rusia dari Venezuela terbuka lebar.
Guaido baru-baru ini mengklaim bahwa kehadiran penasihat militer Rusia di wilayah Venezuela bertentangan dengan konstitusi Caracas.
Amerika dan sekutunya selama beberapa bulan terakhir mendukung kubu oposisi Venezuela dan ingin melancarkan kudeta di Caracas.
Juan Guaido pada 23 Januari lalu dengan dukungan AS dan sekutunya mengangkat dirinya sebagai presiden Venezuela, sebuah langkah yang dinilai pemerintah dan rakyat negara ini sebagai kudeta terhadap Nicolas Maduro, presiden pilihan rakyat. (MF)