Trump Tingkatkan Produksi Senjata Nuklir AS
-
Presiden Donald Trump berbicara di Pangkalan Udara Osan, Korea Selatan.
Presiden AS Donald Trump mengatakan, Washington sedang membangun persenjataan baru dan meningkatan arsenal nuklirnya.
Dia mengungkapkan hal itu di hadapan pasukan AS yang ditempatkan di Pangkalan Udara Osan, Korea Selatan pada hari Ahad (30/6/2019) seperti dikutip televisi al-Alam.
"Kami benar-benar memperbaiki dan meningkatkan dan dalam beberapa kasus mendapatkan senjata nuklir baru, tetapi kami tidak pernah ingin menggunakannya," kata Trump.
Meskipun Trump berulang kali menekankan bahwa ia tidak pernah ingin menggunakan senjata nuklir, namun beberapa tindakannya baru-baru ini telah meningkatkan ancaman konfrontasi nuklir di Eropa.
Berdasarkan laporan Pusat Riset Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI), AS memiliki 7.000 hulu ledak nuklir sejak awal 2016. Jumlah ini dapat menghancurkan planet bumi.
AS adalah satu-satunya negara yang telah menggunakan senjata nuklir. AS menjatuhkan bom atom ke kota Hiroshima, Jepang pada 6 Agustus 1945 dan tiga hari kemudian, menggunakan bom atomnya di Nagasaki.
Sekitar 220 ribu warga Jepang tewas dalam pemboman tersebut. Pemerintah AS tidak pernah meminta maaf atas penggunaan senjata pemusnah massal ini. (RM)