10 Ribu Tentara Sudan Keluar dari Yaman
-
Pasukan Sudan di Yaman
Wakil ketua Dewan Transisi Sudan mengkonfirmasi penarikan 10 ribu pasukan negara ini dari Yaman.
Seperti dilaporkan laman al-Sudan al-Youm, Mohamed Hamdan Dagalo Rabu (30/10) saat bertemu dengan anggota Aliansi untuk Kebebasan dan Perubahan (FFC) menyatakan penarikan secara bertahap pasukan Sudan dari Yaman telah dimulai dan di tahap pertama sebanyak 10 ribu tentara Sudan meninggalkan Yaman.
"Pasukan tersebut kini telah kembali ke Sudan dan tidak akan ada pengiriman pasukan pengganti," papar Dagalo.
Pasukan bayaran Sudan di era pemerintahan Omar al-Bashir berperang bersama koalisi Arab dengan imbalan uang sejak awal agresi koalisi ini ke Yaman.
Kehadiran pasukan Sudan di Yaman berulang kali mendapat protes dan kritik dari berbagai kubu politik dan sosial negara ini.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab (UEA) dan sejumlah negara lain melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Arab Saudi dan sekutunya di Yaman telah menewaskan lebih dari 16 ribu orang, melukai puluhan ribu lainnya serta memaksa jutaan warga Yaman mengungsi.
Arab Saudi dan sekutunya sampai saat ini gagal meraih ambisinya di Yaman karena perlawanan sengit rakyat negara Arab ini.
Berbagai sumber melaporkan bahwa Uni Emirat Arab juga memutuskan untuk menarik sebagian besar pasukannya dari Yaman. (MF)