Uni Eropa Desak Penyelesaian Friksi antara Iran dan IAEA
-
Iran-IAEA
Wakil Uni Eropa di Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menuntut penyelesaian segera friksi yang ada antara Republik Islam Iran dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terkait klaim adanya aktivitas nuklir rahasia.
Seperti dilaporkan IRNA, Wakil Uni Eropa di IAEA, Stephan Klement Kamis (18/6/2020) di pidatonya saat sidang Dewan Gubernur IAEA mengatakan Uni Eropa telah mengumumkan dua putaran pembicaraan teknis antara IAEA dan Iran setelah rilis laporan badan ini bulan Maret.
Namun demikian Klement di statemennya yang selaras dengan klaim berulang anti Iran menambahkan, “Kami sangat menyesalkan bahwa Iran tidak mengizinkan akses ke dua tempat di bawah Protokol Tambahan dan tidak berpartisipasi dalam negosiasi serius untuk mengklarifikasi pertanyaan tentang kemungkinan bahan nuklir dan kegiatan nuklir yang tidak diumumkan.”
Trioka Eropa (Jerman, Perancis dan Inggris) baru-baru ini mempersiapkan draf resolusi untuk diajukan ke Dewan Gubernur dan di dalamnya ada tuntutan “Kerja sama Penuh” Iran dengan IAEA.
Iran mengkritik keras langkah trioka Eropa ini dan menjelaskan permintaan IAEA digulirkan berdasarkan klaim Israel dan represi Amerika di mana meski negara ini telah keluar dari JCPOA, masih tetap ingin memperpanjang sanksi dan embargo senjata Republik Islam Iran yang akan segera berakhir. (MF)