Kekalahan Telak AS di Dewan Keamanan PBB
https://parstoday.ir/id/news/world-i84269-kekalahan_telak_as_di_dewan_keamanan_pbb
Upaya Amerika Serikat untuk memperpanjang sanksi senjata terhadap Republik Islam Iran di Dewan Keamanan PBB mengalami kegagalan total.
(last modified 2026-04-18T09:26:41+00:00 )
Aug 15, 2020 06:30 Asia/Jakarta
  • Dewan Keamanan
    Dewan Keamanan

Upaya Amerika Serikat untuk memperpanjang sanksi senjata terhadap Republik Islam Iran di Dewan Keamanan PBB mengalami kegagalan total.

Menurut laporan IRIB, resolusi usulan Amerika untuk memperpanjang sanksi senjata terhadap Iran akhirnya gagal diratifikasi di Dewan Keamanan dengan 11 suara abstain, dua setuju dan dua menolak.

Amerika Serikat dan Republik Dominika memberi suara setuju draf resolusi ini, Cina dan Rusia menolak serta sisa anggota lainnya abstein.

Dengan demikian sanksi senjata terhadap Iran akan berakhir Oktober 2020 sesuai dengan kesepakatan nuklir JCPOA.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo setelah kegagalan negaranya di Dewan Keamanan dalam sebuah statemennya mengklaim, Dewan ini menolak resolusi rasional untuk memperpanjang embargo senjata 13 tahun terhadap Iran.

Di statemennya Pompeo seraya mengulang tudingan tak berdasar terhadap Iran yang menunjukkan keputusasaan dan kemarahan atas kegagalan upaya luas Washington untuk memperpanjang sanksi senjata terhadap Iran, mengklaim, Washington akan melanjutkan upayanya terkait masalah ini.

Pemerintah Amerika Selasa malam dengan mengajukan draf sebuah resolusi kepada Dewan Keamanan menuntut perpanjangan sanksi senjata Iran.

Pemerintah AS hari Selasa lalu rencananya menggelar voting di Dewan Keamanan terkait tuntutannya memperpanjang sanksi senjata Iran, namun setelah menyadari tidak ada jalan untuk meratifikais resolusi anti Tehran ini, Amerika mulai melakukan revisi besar-besaran di isi draf tersebut.

Meski demikian mayoritas anggota Dewan Keamanan menentang perpanjangan sanksi senjata terhadap Iran, karena mereka menilai hal ini sebagai serangan terakhir terhadap JCPOA.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan internasional dan kemudian memulihkan sanksi sepihak terhadap Tehran.

Langkah Trump ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internaisonal. (MF)