Grossi: Kesepakatan Iran-IAEA Memperkuat Rasa Saling Percaya
https://parstoday.ir/id/news/world-i85259-grossi_kesepakatan_iran_iaea_memperkuat_rasa_saling_percaya
Berbicara kepada Ketua Dewan Gubernur, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional menyatakan harapan bahwa kesepakatan antara Iran dan IAEA akan memperkuat kerja sama dan rasa saling percaya antara kedua belah pihak.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Sep 14, 2020 15:02 Asia/Jakarta
  • Rafael Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA)
    Rafael Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA)

Berbicara kepada Ketua Dewan Gubernur, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional menyatakan harapan bahwa kesepakatan antara Iran dan IAEA akan memperkuat kerja sama dan rasa saling percaya antara kedua belah pihak.

Menurut laporan FNA, Rafael Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), dalam sebuah pernyataan kepada ketua Dewan Gubernur mengatakan bahwa IAEA akan terus menguji non-deviasi program nuklir Tehran sesuai dengan perjanjian pengamanan.

IAEA telah mengkonfirmasi dalam laporan baru-baru ini tentang Perjanjian Pengamanan NPT dengan Republik Islam Iran bahwa mereka memiliki akses ke lokasi target IAEA di Iran.

Rafael Grossi, Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA)

Republik Islam Iran dan Badan Energi Atom Internasional mengeluarkan pernyataan bersama pada 26 Agustus di akhir kunjungan dua hari Rafael Grossi ke Tehran dan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Iran.

Dewan Gubernur IAEA memulai sidang bulan September pada hari Senin (14/09/2020) dengan sejumlah agenda, termasuk Iran, JCPOA dan masalah pengamanan di kawasan Asia Barat.

Dalam laporan terbarunya kepada anggota Dewan Gubernur sepuluh hari yang lalu, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengkonfirmasi bahwa persediaan uranium yang diperkaya Iran telah meningkat menjadi lebih dari 10 kali tingkat yang diizinkan di JCPOA.

Pada 8 Mei 2019, satu tahun setelah AS secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir dan setelah membuktikan ketidakefektifan solusi yang diusulkan Eropa untuk mengkompensasi konsekuensi ekonomi dari penarikan AS dari JCPOA, Iran mengumumkan bahwa mereka telah menangguhkan sebagian dari komitmen JCPOA berdasarkan Pasal 26 dan 36 perjanjian ini.

Pengurangan komitmen JCPOA Iran dilakukan dalam lima langkah, termasuk menaikkan tingkat pengayaan uranium dari 3,67 persen, meningkatkan cadangan uranium yang diperkaya, menangguhkan semua komitmen riset dan pengembangan dan memulai kembali pengayaan dan produksi uranium di fasilitas nuklir Fordow serta membatalkan pembatasan dalam jumal sentrifugal.