Putin: Ancaman Meningkat Setelah AS Keluar dari INF
-
Presiden Rusia Vladimir Putin.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, keluarnya Amerika Serikat dari Perjanjian Kekuatan Nuklir Jarak Menengah (INF) telah meningkatkan risiko dan ancaman.
“Risiko dan ancaman meningkat secara signifikan sejak AS meninggalkan Perjanjian INF,” kata Putin dalam pidato virtual di KTT Asia Timur ke-15, seperti dilansir IRNA, Sabtu (14/11/2020).
“Kami secara sepihak telah mengumumkan moratorium penyebaran rudal jarak menengah dan jarak pendek di kawasan Asia-Pasifik serta kawasan lain di dunia,” tambahnya.
Sejak berkuasa, Presiden AS Donald Trump telah membatalkan atau menolak memperpanjang perjanjian-perjanjian penting dengan Rusia, termasuk kesepakatan di bidang militer dan senjata.
Perjanjian New START yang akan berakhir pada Februari 2021 merupakan perjanjian senjata yang tersisa antara Washington dan Moskow.
Putin sebelumnya memperingatkan bahwa penarikan AS dari Perjanjian INF sebagai sebuah kesalahan besar yang menimbulkan risiko perlombaan senjata dan meningkatkan kemungkinan konfrontasi serta terperosok ke dalam ketegangan yang tidak terkendali.
KTT Asia Timur adalah sebuah forum regional yang diadakan setiap tahun oleh para pemimpin 16 negara di Asia Timur, Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Oseania. (RM)