Bela Muslim Syiah, Sekjen MWM Pakistan Lanjutkan Mogok Makan
Aksi mogok makan yang dilakukan Sekjen Majlis Wahdat-e-Muslimeen Pakistan (MWM) untuk memprotes teror-teror terhadap warga Muslim Syiah negara itu, memasuki hari kesembilan.
Radio Pashtu, IRIB World Service (21/5) melaporkan, Raja Nasir Abbas Jaffri, Sekjen MWM, hari ini, Sabtu (21/5) mengatakan, aksi mogok makan ini bukan hanya untuk warga Muslim Syiah Pakistan saja, tapi juga untuk saudara Ahlu Sunnah dan mazhab-mazhab lainnya.
Ia menambahkan, Pakistan terancam kejahatan kelompok-kelompok teroris semacam Taliban, Al Qaeda, Lashkar Jhangvi, Sepah Sahabat dan Daesh. Pakistan harus memerangi mereka sebelum seluruh Muslimin negara ini terbunuh.
Sekjen MWM, Pakistan menegaskan, selama tuntutan-tuntutannya belum dipenuhi, termasuk penghentian teror atas warga Muslim Syiah dan penangangan insiden berdarah Parachinar, ia tidak akan melanjutkan aksi mogok makannya.
Bentrokan berdarah yang terjadi di kota Parachinar, antara warga Muslim Syiah dengan aparat keamanan Pakistan pecah lantaran pemerintah Islamabad melarang kunjungan ulama ke kota itu untuk menghadiri peringatan hari besar Islam.
Dalam bentrokan tersebut, empat demonstran tewas dan puluhan lainnya terluka.
Warga Muslim Syiah Pakistan di kota-kota lain selain Parachinar menggelar demonstrasi memprotes tindakan aparat keamanan negara itu yang menewaskan warga Syiah, (HS)