AS akan Mempertahankan Sanksi Non-nuklir terhadap Iran
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa bergabungnya kembali dengan kesepakatan nuklir JCPOA tidak akan menghalangi AS menerapkan sanksi yang tidak terkait nuklir terhadap Iran.
Ned Price dalam konferensi pers di Washington, Senin (10/5/2021), menuturkan pemerintahan Biden tidak akan mencabut sanksi-sanksi yang diterapkan dengan klaim dugaan “terorisme.”
“Jika Amerika Serikat bergabung kembali dengan JCPOA, kami akan tetap meminta pertanggung jawaban Iran atas perilakunya di bidang lain seperti, hak asasi manusia dan terorisme,” tegasnya seperti dikutip laman Farsnews.
Ned Price juga berbicara tentang harapan negaranya bahwa perundingan Wina akan berlangsung lama dan masih ada kesenjangan yang lebar.
Mantan Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir pada 2018 dan menerapkan kembali sanksi keras terhadap Iran.
Saat ini Iran dan kelompok 4+1 sedang berunding di Wina, Austria untuk menemukan solusi supaya AS memenuhi kewajiban kesepakatan nuklir. Pertemuan ini belum berhasil karena berbagai hambatan yang diciptakan oleh Washington. (RM)