AS Anggap Masih Banyak PR untuk Hidupkan Kembali JCPOA
-
Utusan Khusus AS untuk Urusan Iran, Robert Malley.
Utusan Khusus AS untuk Urusan Iran, Robert Malley mengatakan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir JCPOA secara penuh.
"Putaran terakhir pembicaraan adalah konstruktif dan kita melihat kemajuan yang berarti. Tetapi masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan," tulisnya dalam sebuah tweet, Selasa (25/5/2021) seperti dikutip laman Farsnews.
"Kami berharap kami dapat maju lebih jauh menuju saling kembali pada kepatuhan," kata Malley.
Pemerintah AS pada era Presiden Donald Trump secara sepihak menarik diri dari JCPOA meskipun Iran mematuhi kewajiban kesepakatan.
Putaran baru pembicaraan Komisi Bersama JCPOA akan dimulai Selasa ini di kota Wina, Austria, yang dihadiri oleh delegasi Iran dan kelompok 4+1 yaitu perwakilan dari Rusia, Cina, Prancis, Inggris, plus Jerman, serta perwakilan Uni Eropa.
Agenda pertemuan hari ini akan melanjutkan pembahasan tentang potensi bergabungnya kembali AS dengan JCPOA dan memastikan pelaksanaan penuh kesepakatan itu. (RM)