Lintasan Sejarah 26 Mei 2017
Hari ini, Jumat tanggal 26 Mei 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 29 Sya'ban 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 5 Khordad 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Abu Nuaim Wafat
1219 tahun yang lalu, tanggal 29 Sya'ban 219 HQ, Abu Nu'aim, seorang ulama hadis, fiqih, dan sejarah Islam, meninggal dunia.
Abu Nu’aim dilahirkan pada tahun 130 Hijriah di Irak. Abu Nu'aim dianggap sebagai salah satu periwayat hadis yang sangat terkemuka dan karenanya, dia amat dihormati dan dipercaya oleh para ulama lslam.
Karya Abu Nu'aim di antaranya berjudul "Ash-Shalah". Selain itu, Ibnu Nadim, seorang sejarawan terkenal Arab, dalam dua bukunya yang berjudul "al-Manasik" dan "Masail al-Fiqh" menisbatkan bab-bab fiqih dan adab keagamaan kepada Abu Nu'aim.
Ibnu Mundzir Wafat
1120 tahun yang lalu, tanggal 29 Sya'ban 318 HQ, Ibnu Mundzir, seorang ahli fiqih, tafsir, dan hadis, meninggal dunia.
Ibnu Mundzir menuntut ilmu hadis dan fiqih dari ulama-ulama terkemuka pada masa itu. Selanjutnya Ibnu Mundzir pergi ke Mekah untuk mempelajari ilmu-ilmu hadis.
Hingga akhir umurnya, Ibnu Mundzir menetap di kota Mekah dan menyusun berbagai buku, di antaranya berjudul "al-Ijma'" dan "al-Asyraf". Dalam buku "al Ijma'", Ibnu Mundzir menukil dan membahas berbagai pendapat yang berbeda mengenai fiqih. Dalam buku al-Asyraf, dia membahas masalah ilmu hadis.
Dr. Wahidin Sudirohusodo Wafat
100 tahun yang lalu, tanggal 26 Mei 1917, Dr. Wahidin Sudirohusodo wafat pada umur 65 tahun.
Dr. Wahidin Sudirohusodo adalah salah seorang pahlawan nasional Indonesia. Namanya selalu dikaitkan dengan Budi Utomo karena walaupun ia bukan pendiri organisasi kebangkitan nasional itu, dialah penggagas berdirinya organisasi yang didirikan para pelajar School tot Opleiding van Inlandsche Artsen Jakarta itu.
Wahidin Sudirohusodo sering berkeliling kota-kota besar di Jawa mengunjungi tokoh-tokoh masyarakat sambil memberikan gagasannya tentang "dana pelajar" untuk membantu pemuda-pemuda cerdas yang tidak dapat melanjutkan sekolahnya. Akan tetapi gagasan ini kurang mendapat tanggapan.
Gagasan itu juga dikemukakannya pada para pelajar STOVIA di Jakarta tentang perlunya mendirikan organisasi yang bertujuan memajukan pendidikan dan meninggikan martabat bangsa. Gagasan ini ternyata di sambut baik oleh para pelajar STOVIA tersebut. Akhirnya pada tanggal 20 Mei 1908, lahirlah Budi Utomo.
Doktor Ali Akbar Siyasi Meninggal Dunia
27 tahun yang lalu, tanggal 5 Khordad 1369 HS, Dr. Ali Akbar Siyasi, seorang penulis, peneliti dan psikolog moderen Iran meninggal dunia di usianya yang ke-96 tahun.
Dr. Ali Akbar Siyasi dilahirkan di Tehran pada tahun 1894. Setelah menamatkan sekolah di Iran, ia kemudian melanjutkan studinya ke Perancis. Dr. Siyasi kembali ke Iran, setelah berhasil meraih gelar doktoralnya dari Universitas Sorbone, Perancis.
Ia beberapa kali menjabat sebagai Menteri Kebudayaan Iran dan rektor Universitas Tehran. Pada masa-masa kepemimpinannya itu, ia berhasil mewujudkan sejumlah langkah penting.
Karya pertama Dr. Siyasi adalah Psikologi Modern yang diterbitkan tahun 1938. Karya lain beliau adalah buku berjudul Psikologi Pendidikan, Prinsip Filsafat, Etika, dan Logika Psikologi.
Rahim Moazzen Zadeh Wafat
12 tahun yang lalu, tanggal 5 Khordad 1384 HS, Rahim Moazzen Zadeh, pelantun azan terkenal Iran meninggal dunia di Tehran akibat penyakit yang dideritanya.
Ustad Rahim Moazzen Zadeh lahir dari keluarga yang mempunyai kemampuan suara bagus dan rata-rata adalah muazzin. Moazzen Zadeh merupakan anak tertua Abdolkareem dan ia menekuni jalan yang dilalui oleh ayahnya secara serius. Sepeninggal ayahnya, praktis Moazzen Zadeh melanjutkan kebiasaan ayahnya melantunkan azan di masjid.
Lantutan azan Moazzen Zadeh menjadi terkenal di Iran dibaca dengan gaya Turki "Zand". Azan gaya Moazzen Zadeh menjadi terkenal setelah azannya direkam pada 15 Khordad 1334 HS di studio 6.
Menurut Moazzen Zadeh, waktu itu ia tengah berpuasa dan hendak melantunkan azan yang nantinya menjadi budaya Iran dan Islam.