Lintasan Sejarah 6 September 2017
Hari ini, Rabu tanggal 6 September 2017 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 15 Dzulhijjah 1438 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 15 Shahrivar 1396 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.
Kelahiran Imam Ali Al-Hadi as
1226 tahun yang lalu, tanggal 15 Dzulhijjah 212 HQ, Imam Ali an-Naqi as, yang memiliki nama panggilan "Imam Hadi", terlahir ke dunia di kota Madinah.
Beliau adalah keturunan Rasulullah generasi kesepuluh dan putra dari Imam Jawad as, imam kesembilan Muslimin. Setelah Imam Jawad gugur syahid akibat dibunuh oleh penguasa, Imam Hadi menggantikan posisi beliau sebagi pemimpin umat Islam. Saat itu, kekhalifahan Islam tengah berada di tangan Khalifah Mutawakil dari Dinasti Abbasiah.
Mutawakil yang khawatir akan meluasnya pengaruh Imam Hadi di tengah masyarakat, kemudian mengasingkan beliau ke kota Samara, Irak. Meskipun mengalami tekanan yang sangat besar dari penguasa, Imam Hadi terus berusaha menyampaikan risalah Rasululah dan membimbing umat Islam. Beliau mendidik banyak murid yang kelak di antaranya menjadi ulama terkemuka, salah satunya adalah Sayid Abdul Adzhim Hasani.
Salah satu di antara hadis Imam Hadi berbunyi, "Yang lebih baik dari segala kebaikan adalah orang yang melakukan kebaikan itu; yang lebih indah dari perkataan yang bernilai, adalah si penyampai perkataan itu; dan yang lebih tinggi dari ilmu adalah si pembawa ilmu tersebut."
Uji Coba Tank Pertama
102 tahun yang lalu, tanggal 6 September 1915, prototip pertama kendaraan jenis tank telah selesai dirakit dan diuji coba.
Kendaraan itu dikembangkan William Foster & Company untuk militer Inggris. Beberapa bangsa Eropa sebenarnya telah bekerja untuk mengembangkan kendaraan perlindungan yang mampu melewati tanah tak rata pada Perang Dunia I. Akan tetapi, Britania Raya ialah pihak yang pertama kali berhasil.
Dengan dilengkapi senjata mesin, tank tersebut unjuk penampilan pertama di Pertempuran Cambrai pada 1917, ketika 474 tank Inggris berhasil menerobos pertahanan Jerman. Setelah Perang Dunia I, bangsa-bangsa Eropa mulai membangun tank dan membekali kendaraan tersebut dengan artileri yang lebih berat.
Puluhan Rakyat Gugur Akibat Ledakan Bom di Jalan Khayyam
35 tahun yang lalu, tanggal 15 Shahrivar 1361 HS, puluhan rakyat gugur syahid akibat ledakan bom di jalan Khayyam.
Ketika Republik Islam Iran tengah menghadapi perang tidak sebanding dengan pasukan Baath Irak dan mengorbankan banyak anak bangsa, musuh-musuh dalam negeri tidak tinggal diam. Mereka siap melakukan segala bentuk kejahatan dengan segala cara. Orang-orang bodoh dan fanatik ini membunuh warga Iran dengan slogan kebebasan.
Salah satu kejadian paling keji yang dilakukan kaki tangan Amerika di Indonesia adalah ledakan bom di kota Tehran, tepatnya di jalan Khayyam. Akibat ledakan itu lebih dari ratusan orang tewas dan luka-luka. Pada pukul 20.19 tanggal 15 Shahrivar 1361 Hs, ketika jalan Khayyam dan sekitarnya penuh dengan warga yang tengah mengantri untuk menaiki bus. Tiba-tiba sebuah bom dari sebuah jembatan di jalan ini meledak dan puluhan orang terbakar dan tewas seketika, sementara puluhan lainnya terluka.
Ledakan ini sedemikian hebatnya sehingga memecahkan kaca-kaca kantor dan rumah-rumah yang berada di sekitar daerah itu hingga jarak ratusan meter. Sementara suara ledakan itu terdengar hingga ke seluruh Tehran. Dalam ledakan itu sebuah bus dua tingkat yang sedang berjalan dan penuh dengan penumpang terbakar dan seluruh penumpangnya syahid. Di tempat ledakan terlihat lobang sedalam 5,1 meter dengan lebar mencapai 25 meter persegi.