Apr 23, 2018 00:25 Asia/Jakarta

Hari ini, Senin tanggal 23 April 2018 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 6 Sya'ban 1439 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 3 Ordibehest 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Peringatan Hari Syeikh Bahai

 

Tanggal 3 Ordibehesht di Iran adalah hari peringatan Syeikh Baha'i, seorang alim, faqih dan hakim.

 

Syeikh Baha'i merupakan murid Syahid Tsani dan merupakan kebanggaan dunia Islam. Selama hidupnya, Syeikh Baha'i telah melakukan perjalanan ke banyak negara dan belajar kepada guru-guru besar yang mengantarnya menjadi ulama yang menguasai banyak disiplin ilmu.

 

Syeikh Baha'i meninggalkan sekitar 100 karya tak ternilai di pelbagai bidang ilmu, tanpa lupa mendidik banyak murid yang di kemudian hari menjadi ulama besar di bidangnya seperti Mulla Sadra Shirazi, Mulla Mohsen Feiz Kashani, Fayyaz Lahiji, Muhaqqiq Sabzavari, Sayid Hassan Karaki, Sayid Majid Bahrani dan Mullah Mohammad Taqi Majlesi.

 

Syeikh Baha'i tiba di Iran ketika masih kecil, tapi di masa itu pula beliau menunjukkan kecenderungan luar biasa untuk menguasai Bahasa Persia dan akhirnya beliau berhasil menguasai percakapan, terjemah dan menulis dengan baik dalam bahasa Persia.

Image Caption

 

Allamah Khui Gugur

 

119 tahun yang lalu, tanggal 6 Sya'ban 1320 HQ, Allamah Khui, seorang ilmuwan besar Islam asal Iran, gugur syahid dalam perjuangan melawan kezaliman.

 

Setelah bertahun-tahun menimba ilmu dari ulama-ulama besar pada zamannya, di antaranya Syaikh Murtadha Anshari, beliau mencapai derajat ijtihad.

 

Allamah Khui berjuang untuk menerapkan pemerintah yang konstitusional serta bebas dari kezaliman dan despotisme di Iran. Akibat perjuangannya itu, Allamah Khui dibunuh oleh antek-antek Syah Muhammad Ali yang merupakan raja dari Dinasti Qajar.

 

Boris Yeltsin Meninggal Dunia

 

11 tahun yang lalu, tanggal 23 April 2007, presiden pertama Rusia pasca runtuhnya Uni Soviet, Boris Nikolayevich Yeltsin, meninggal dunia akibat serangan jantung.

 

Penguasa Rusia pada kurun 1991-1999 itu meninggal di usia 76 tahun. Pria kelahiran Sverdlovsk (kini Yekaterinburg) itu diketahui telah lama memiliki masalah dengan jantungnya. Yeltsin bahkan pernah lima kali terkena serangan jantung semasa berkuasa dan sempat menjalani operasi by-pass jantung pada 1996.


Popularitasnya meroket pada masa rezim komunis di bawah Mikhail Gorbachev, terutama dengan perjuangannya melawan korupsi. Ia pun sempat menjadi pahlawan Rusia lantaran sikapnya menentang upaya kudeta kubu komunis garis keras dan membawa iklim demokrasi ke negeri tersebut.

 

Namun, citra Yeltsin sebagai sosok yang demokratis pupus saat ia menggunakan kekuatan militer untuk mengatasi perselisihan politik, kendati ia mengklaim tindakan tersebut diperlukan untuk mempertahankan keutuhan Rusia.