Lintasan Sejarah 1 Oktober 2018
-
1 Oktober 2018
Hari ini, Senin tanggal 1 Oktober 2018 bertepatan dengan tanggal 21 Muharram 1439 Hijriah Qamariah dan menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 9 Mehr 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.
Allamah Hilli Meninggal Dunia
714 tahun yang lalu, tanggal 21 Muharam 726 HQ, Allamah Hilli, faqih dan ulama besar Islam meninggal dunia.
Allamah Hilli lahir di kota Hillah Irak dari seorang ayah yang juga ulama besar Islam bernama Sadiduddin Ali. Allamah Hilli sejak masa kanak-kanak sudah menunjukkan bakat yang tinggi dalam bidang keilmuan, dengan menimba ilmu al-Quran dan ilmu-ilmu lainnya. Guru pertamanya adalah sang ayah sendiri. Setelah itu beliau berguru kepada ulama besar di zaman itu di antaranya Khajah Nasiruddin Thusi.
Syahid Ayatullah Murtadha Muthahhari mengenai Allamah Hilli mengatakan, "Allamah Hilli adalah salah satu keajaiban sejarah. Dalam ilmu fiqh, teologi, logika, filsafat, bahkan ilmu rijal, beliau meninggalkan karya penulisan yang jumlah mencapai sekitar seratus karya. Masing-masing dari karya yang ia tulis cukup membuktikan kedalaman ilmunya."
Selain menulis, Allamah Hilli juga berhasil mencetak banyak ulama. Di antara buku karyanya yang terkenal adalah Tadzkirah al-Fuqaha yang mengulas tentang berbagai pendapat mazhab-mazhab Islam, Nahjul Iman dalam berbagai tafsir al-Quran dan Muntahal Mathalib tentang tata cara beribadah.
Aksi Mogok Pelajar dan Guru Tutup Sekolah Rezim Pahlevi
40 tahun yang lalu, tanggal 9 Mehr 1357 HS, para pelajar Iran melakukan aksi mogok dan guru tutup sekolah rezim Pahlevi.
Bersamaan dengan aksi-aksi mogok yang dilakukan di seluruh negeri, bertepatan dengan tahun ajaran baru bulan Mehr 1357 HS, para pelajar dan mahasiswa bergabung dengan kelompok revolusioner. Mereka tidak masuk sekolah hari itu dan melakukan pawai akbar menuntut dikembalikannya Imam Khomeini ke Iran.
Pasca aksi mogok para siswa, guru-guru juga tidak ingin ketinggalan dan dimulai dengan mengeluarkan pernyataan, mereka mulai melakukan aksi mogok. Sejak saat itu, pada 9 Mehr 1357 HS, seluruh sekolah di Iran tidak melakukan aktivitasnya dan ditutup.
Praktis, pelajar dan guru telah bergabung dengan para revolusioner yang melakukan aksi demo di jalan-jalan. Para mahasiswa juga bergabung dengan aksi ini dan memboikot ruang-ruang kuliah dengan tidak masuk kuliah.
Markas PLO di Tunisia Dibom Israel
33 tahun yang lalu, tanggal 1 Oktober 1985, pesawat perang rezim Zionis menggempur markas Organisasi Pembebasan Palestina, PLO di Tunisia.
Dalam serangan ini, sekitar 70 orang tewas dan sejumlah orang lainnya luka-luka. PLO telah memindahkan markasnya dari Libanon ke Tunisia karena menyusul serangan Zionis terhadap markas tersebut pada tahun 1982.
Serangan Rezim Zionis ini menimbulkan kemarahan dunia internasional, namun karena perlindungan Amerika, Dewan Keamanan PBB tidak bisa mengambil tindakan serius apapun.