Nov 17, 2018 07:10 Asia/Jakarta
  • 17 November 2018
    17 November 2018

Hari ini, Sabtu 17 November 2018 bertepatan dengan 9 Rabiul Awal 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 26 Aban 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.

Hari Keimamahan Imam Mahdi Dimulai

1180 tahun yang lalu, tanggal 9 Rabiul Awal 260 HQ, sehari setelah wafatnya Imam Hasan Askari as, dimulailah hari pertama keimamahan Imam Mahdi af. 

Imam Mahdi adalah putra Imam Hasan Askari as yang pada tanggal 8 Rabiul Awal tahun 260 Hijriah gugur syahid akibat dibunuh khalifah saat itu yang berasal dari Dinasti Abbasiah.

Tak lama setelah diangkat sebagai imam kaum Muslimin, Imam Mahdi atas perintah Allah Swt menyembunyikan diri dari umatnya karena keselamatannya terancam. Berdasarkan berbagai hadis yang sahih, Imam Mahdi as pada saat yang ditentukan Allah akan kembali muncul di tengah kaum Muslimin untuk menegakkan pemerintahan yang adil di muka bumi.

Dimulainya keimamahan Imam Mahdi af

Meninggalnya Ebrahim Pourdavoud Periset Terkenal Iran

50 tahun yang lalu, tanggal 26 Aban 1347 HS, Profesor Ebrahim Pourdavoud meninggal dunia dalam usia 83 tahun.

Profesor Ebrahim Pourdavoud lahir ke dunia pada tahun 1264 HS di kota Rasht. Setelah menyelesaikan pendidikan dasarnya, ia pindah ke Tehran dan untuk kedua kalinya ia pergi ke Beirut untuk melanjutkan pendidikannya setelah menguasai filsafat dan kedokteran tradisional.

Profesor Pourdavoud kembali ke Iran tapi tidak untuk waktu yang lama dan setelah itu ia ke Jerman. Di negara ini ia memulai penelitiannya yang mendalam tentang tradisi, bahasa dan budaya kuno Iran. Buku Avesta dijadikan referensi utama dalam melakukan penelitiannya. Guna menyempurnakan studinya tentang Iran, kembali Pourdavoud menuju India dan mengajar di sana.

Peneliti besar Iran ini pada tahun 1315 HS diundang memberikan kuliah di Fakultas Literatur dan Hukum, Universitas Tehran dan sejak itu ia tinggal hingga akhir hayatnya di Iran. Pada tahun 1317 HS, Profesor Purdavoud menjadi anggota Akademi Internasional Seni dan Sains dan di tahun 1346 ia mendapat penghargaan sains dari Vatikan atas sumbangsihnya di bidang kemanusiaan.

Sejarah

SCIRI Didirikan untuk Melawan Rezim Saddam

36 tahun yang lalu, tanggal 17 November 1982, dibentuklah Dewan Tertinggi Revolusi Islam Irak (SCIRI) yang terdiri dari partai-partai dan kelompok-kelompok Islam yang menentang Rezim Saddam.

Tujuan pembentukan Dewan ini adalah untuk menyelamatkan rakyat Irak dari cengkeraman kezaliman rezim Saddam dan mendirikan pemerintahan yang berasaskan suara dari rakyat. Dengan memanfaatkan periode invasi Irak ke Iran, dewan ini berhasil memberikan pukulan telak terhadap rezim Saddam.

Pasca perang Irak-Iran, kelompok oposisi terbesar Irak ini terus melakukan aktivitas politik dan militernya. Menyusul invasi Amerikayang menggulingkan Saddam Husein pada bulan Maret 2003, dewan ini masuk ke Irak dan melakukan aktivitasnya di dalam negeri.

Pada bulan Agustus 2003, Ayatullah Baqir al-Hakim, pemimpin dewan, gugur syahid akibat  ledakan bom di depan kompleks Masjid Imam Ali, di kota Najaf. Namun, majelis ini tetap maju berjuang untuk mengusir pasukan agresor dari negeri mereka dan membentuk pemerintahan Irak yang independen.

Ayatullah Baqir al-Hakim