Lintasan Sejarah 20 November 2018
-
20 November 2018
Hari ini, Selasa 20 November 2018 bertepatan dengan 12 Rabiul Awal 1440 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 29 Aban 1397 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi pada hari ini di masa lampau.
Kelahiran Rasulullah Saw Menurut Ahli Sunnah
1493 tahun yang lalu, tanggal 12 Rabiul Awal 53 tahun sebelum Hijrah, berdasarkan catatan sebagian sejarawan, di antaranya Mas'udi, Rasulullah Saw terlahir ke dunia.
Namun, sebagian sejarawan lainnya menyatakan bahwa tanggal kelahiran Nabi Muhammad Saw adalah 17 Rabiul Awal. Atas dasar inilah, Republik Islam Iran menetapkan hari-hari antara tanggal 12 hingga 17 Rabiul Awal sebagai Pekan Persatuan Kaum Muslimin.
Setiap tahun, dalam peringatan Pekan Persatuan Kaum Muslimin ini Iran mengadakan konferensi yang mengundang para ulama muslim dari berbagai negara Islam dan dari berbagai mazhab. Masalah utama yang dibahas dalam Konferensi Persatuan Muslimin ini adalah mencari jalan untuk mempersatukan kaum muslimin dalam melawan musuh-musuh dunia Islam.
Hassan Pirnia, PM Dinasti Qajar Meninggal Dunia
83 tahun yang lalu, tanggal 29 Aban 1314 HS, Hassan Pirnia, Perdana Menteri Dinasti Qajar meninggal dunia di usia 63 tahun.
Hassan Pirnia terlahir ke dunia di Tehran pada 1251 Hs. Setelah menyelesaikan pendidikannya di Perancis dan Rusia, ia menjadi penerjemah bahasa Rusia saat Mozaffar ad-Din Shah melakukan lawatan pertamanya ke Eropa. Pada tahun 1281 Hs ia kemudian diangkat menjadi Menteri Otonomi Iran di Rusia dan di masa Revolusi Konsitusi, ia mendapat tugas menyusun tata tertib parlemen.
Pasca terbunuhnya Atabak Azam, Hassan Pirnia diangkat menjadi Menteri Keadilan di Kabinet Moshir al-Saltanah dan beberapa waktu setelahnya ia diberi julukan Moshir al-Dowleh. Setelah Tehran berhasil ditaklukkan dan pembentukan pemerintahan baru, Hassan Pirnia kembali menempati posisi Kementerian Keadilan dan setelah itu dalam beberapa kabinet setelahnya ia memegang sejumlah posisi penting.
Pirnia pada tahun 1293 Hs dilantik menjadi perdana menteri. Di masanya menjadi perdana menteri banyak terjadi peristiwa bersejarah seperti kebangkitan Sheikh Mohammad Khiyabani, Qaeleh Azerbaijan, dimulainya Kebangkitan Janggal dan awal pemberontakan Reza Khan untuk meraih kekuasaan.
Selain pernah menjadi anggota parlemen dalam periode kedua, ketiga, keempat, kelima dan keenam mewakili provinsi Tehran, Hassan Pirnia juga empat kali menduduki posisi perdana menteri dan dengan jumlah yang sama memegang pos kementerian.
Pada sepuluh tahun terakhir kehidupannya, Hassan Pirnia banyak menyisihkan waktunya untuk kegiatan budaya dan sains. Buku Iran Bastan (Iran Kuno) merupakan salah satu karynya.
Moshir al-Dowleh sangat berjasa di bidang hukum pasca Revolusi Konstitusi dan kebanyakan undang-undang yang dijadikan tolok ukur setelah periode Revolusi Konstitusi dibuat olehnya. Hassan Pirnia juga menggagas lembaga pengadilan.
Pengadilan atas Pejabat Nazi
73 tahun yang lalu, tanggal 20 November 1945, dimulailah pengadilan terhadap 24 pejabat tinggi Nazi di Nuremberg, Jerman.
Pengadilan Nurenberg ini digelar oleh Dewan Internasional yang dianggotai oleh AS, Uni Soviet, Perancis, dan Inggris. Pengadilan Ini adalah pengadilan pejahat perang pertama di dunia. Para pejabat tinggi Nazi itu dijatuhi tuduhan kejahatan perang, kejahatan melawan perdamaian, dan kejahatan melawan kemanusiaan. Pengadilan yang berjalan selama 10 bulan dan berlangsung selama 216 kali persidangan ini diketuai oleh Lord Lawrence dari Inggris.
Pada tanggal 1 Oktober 1946, 12 arsitek kebijakan Nazi dijatuhi hukuman mati dan tujuh orang lainnya dipenjara mulai dari 10 tahun hingga seumur hidup. Seorang lainnya bunuh diri semasa dipenjara dan seorang lagi dinyatakan mengalami gangguan mental sehingga tidak bisa diadili. Tiga orang lainnya dibebaskan dari hukuman.