Nov 25, 2019 10:50 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 25 Oktober 2019

Hari ini, Senin, 25 November 2019 bertepatan dengan 27 Rabiul Awwal 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 3 Azar 1398 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi.

Tsabit bin Harani Meninggal

1153 tahun yang lalu, tanggal 26 Shafar 288 HQ, Tsabit bin Qurah Harani, seorang matematikawan dan astronom Irak, meninggal dunia.

Tsabit bin Qurah dilahirkan pada tahun 1911 Hijriah dan dia dianggap sebagai salah satu ilmuwan besar pada zamannya. Tsabit bin Qurah sangat mahir dalam menerjemahkan teks-teks ilmiah dari bahasa-bahasa Suryani dan Yunani ke dalam bahasa Arab.

Penerjemahan  buku-buku ilmiah dari bahasa Yunani dan Suryani itu ke dalam bahasa Arab yang dilakukan Tsabit bin Qurah, memberikan sumbangan besar terhadap kemajuan ilmu pengetahuan bangsa Arab.

Menurut catatan para sejarawan, jumlah karya terjemahan Tsabit bin Qurah berjumlah lebih dari 130 judul. Selain menerjemahkan buku, Tsabit bin Qurah juga menulis berbagai buku, di antaranya berjudul "Masalah-Masalah Teknik dan Angka".

 

Kaum Komunis Meraih Kekuasaan di Rusia

102 tahun yang lalu, tanggal 25 Oktober 1917, kaum komunis di Rusia meraih kekuasaannya. Rakyat Rusia selama bertahun-tahun berjuang melawan para kaisarnya yang kejam dan despotik.

Secara bertahap, perjuangan ini meluas hingga ke kalangan miskin Rusia, seperti buruh dan penduduk desa. Akhirnya, kelompok komunis dengan menduduki pusat-pusat dan lembaga-lembaga pemerintah, berhasil meraih kekuasaannya.

Pada akhir tahun 1980-an, pemerintahan komunis bubar setelah tujuh dekade berkuasa di Uni Soviet. Negara-negara yang selama ini bergabung dengan Soviet dan berada di bawah kontrol pemerintah pusat di Rusia, satu persatu memisahkan diri dan mengumumkan kemerdekaannya.

 

Meninggalnya Fereydoun Moshiri, Penyair Terkenal Iran

19 tahun yang lalu, tanggal 3 Aban 1379 HS, Fereydon Moshiri, penyair terkenal Iran setelah bertahun-tahun menanggung penyakit yang dideritanya meninggal dunia dini hari Jumat di Tehran dalam usia 74 tahun.

Fereydoun Moshiri terlahir di Tehran tanggal 30 Shahrivar 1305 yang bertepatan dengan tanggal 21 September 1926. Tahun pertama dan kedua di sekolah dasar dilaluinya di Tehran. Tidak lama kemudian Ia mengikuti ayahnya yang dipindahtugaskan ke kota Mashad. Namun beberapa tahun kemudian ia dan keluarga kembali lagi ke Tehran. Tahun pertama sekolah menengah atasnya dilalui di sekolah Dar al-Fonoun dan setelah itu ia pindah ke sekolah Adib.

Fereydoun Moshiri telah mulai membaca syair sejak remaja kira-kira pada usia 15 tahun. Kumpulan pertama syair-syairnya dicetak tahun 1334 HS pada usia 28 tahun dengan judul Teshneh Toufan yang diberi pengantar oleh Mohammad Hossein Shahriar dan Ali Dashti.

Karyanya yang paling terkenal adalah syair yang bernama Koucheh yang dicetak di majalah Roushanfekr edisi Ordibehest 1339. Koucheh merupakan puisi terindah dan romantis dalam puisi baru bahasa Persia.

Fereydoun Moshiri pada tahun 1333 HS menikah dengan Eghbal Akhavan dan memiliki dua anak bernama Babak dan Bahar.