-
Madagaskar Klaim Temukan Obat Herbal Covid-19
Apr 21, 2020 12:06Presiden Madagaskar mengklaim negaranya telah menemukan obat herbal untuk menyembuhkan penyakit Covid-19 yang dibuat dari bahan alami lokal.
-
Tidak Hanya Paru-paru, COVID-19 Diduga Menyerang Otak
Apr 21, 2020 12:02Sebuah laporan menyebutkan bahwa virus Corona, COVID-19, diduga juga menyerang otak manusia, namun belum jelas bagaimana virus ini bisa menyerang otak manusia, karena masih diperlukan penelitian lebih lanjut. Hal itu dapat dilihat dari beberapa kasus yang dialami pasien COVID-19.
-
Begini Cara Militer Iran Menghibur Tim Medis (2)
Apr 20, 2020 15:36Kelompok Musik Militer Republik Islam Iran menghibur dokter, perawat dan staf medis di rumah sakit Golestan di Tehran pada Minggu, 19 April 2020.
-
Begini Cara Militer Iran Menghibur Tim Medis (1)
Apr 20, 2020 15:30Kelompok Musik Militer Republik Islam Iran menghibur dokter, perawat dan staf medis di rumah sakit Golestan di Tehran pada Minggu, 19 April 2020.
-
Penyerbuan terhadap Laboratorium Tes COVID-19 oleh Israel
Apr 20, 2020 15:03Pasukan rezim Zionis Israel baru-baru ini menyerang laboratorium tes virus Corona, Covid-19 di daerah Baitul Maqdis Timur, dan menangkap pegawainya.
-
Penyerbuan terhadap Laboratorium Tes COVID-19 oleh Israel
Apr 20, 2020 14:56Pasukan rezim Zionis Israel baru-baru ini menyerang laboratorium tes virus Corona, Covid-19 di daerah Baitul Maqdis Timur, dan menangkap pegawainya.
-
Kematian Akibat COVID-19 di Belgia Tertinggi di Eropa
Apr 20, 2020 13:31Belgia memiliki tingkat kematian pasien virus Corona, COVID-19 tertinggi di Uni Eropa jika dihitung berdasarkan jumlah penduduk.
-
Kematian Akibat COVID-19 di Belgia Tertinggi di Eropa
Apr 20, 2020 13:17Belgia memiliki tingkat kematian pasien virus Corona, COVID-19 tertinggi di Uni Eropa jika dihitung berdasarkan jumlah penduduk.
-
Berita 20 April 2020
Apr 20, 2020 12:56Berita hari ini, Senin, 20 April 2020.
-
Indonesia Berminat Gunakan Alat Tes Covid-19 Buatan Iran
Apr 18, 2020 10:27Kepala Pusat Riset Teknologi Informasi dan Komunikasi Mutakhir, Universitas Teknologi Sharif Tehran, Hamidreza Rabiee mengatakan, alat deteksi virus Corona buatan Iran, akan dibagikan kepada pusat-pusat medis di seluruh dunia secara gratis.