-
Iran Sukses Pangkas Masa Penyembuhan Covid-19 Jadi 6 Hari
May 18, 2020 09:35Para ilmuwan sel punca Iran berhasil memangkas waktu penyembuhan pasien Covid-19 menjadi 6 hari.
-
AS Putus Bantuan ke WHO, WHO Putus Bantuan ke Yaman
Apr 30, 2020 06:19Buntut dari pemutusan bantuan Amerika Serikat untuk WHO, organisasi kesehatan dunia ini mengumumkan akan memutus 80 persen bantuan ke Yaman.
-
Lawan Corona, Uzbekistan Konsultasi Medis Jarak Jauh dengan Cina
Apr 28, 2020 09:28Para dokter Uzbekistan dan Cina kini mulai menggunakan sebuah sistem konsultasi jarak jauh untuk membantu mengobati pasien Covid-19.
-
Cina: Apakah AS Menyembunyikan Sesuatu Soal Covid-19 ?
Apr 28, 2020 05:29Pemerintah Cina, Senin (27/4/2020) meminta Amerika Serikat menjawab sejumlah pertanyaan seputar Virus Corona, daripada menuduh Beijing menyebarkan berita menyesatkan tentang virus ini.
-
Rusia Kecam Uji Coba Senjata Biologis AS di Georgia
Apr 25, 2020 07:50Rusia mendesak Amerika Serikat melakukan langkah nyata untuk menepis kekhawatiran dunia terkait uji coba senjata biologis Pentagon di wilayah Georgia.
-
Menkes Iran: Positif Corona Turun 53 Persen, Kematian Turun 33 Persen
Apr 22, 2020 15:53Menteri Kesehatan Iran mengatakan, dalam 18 hari terakhir angka kematian akibat Virus Corona di Iran mengalami penurunan sekitar 33 persen.
-
Protes Kelangkaan Alkes, Perawat AS Demo di Gedung Putih
Apr 21, 2020 16:06Organisasi terbesar yang menghimpun para perawat dan tenaga kesehatan Amerika Serikat menggelar unjuk rasa di depan Gedung Putih untuk memprotes kelangkaan alat pelindung diri di tengah wabah Virus Corona di negara itu.
-
Psikiater Norwegia: Joe Biden Mengidap Penyakit Demensia
Apr 21, 2020 14:23Psikiater asal Norwegia, Fred Heggen mempelajari perilaku dan statemen calon presiden Amerika Serikat, Joe Biden mengatakan, gangguan kognitif Biden menunjukkan bahwa ia kemungkinan menderita penyakit demensia.
-
Jubir Kemenkes Iran: AS Lebih Baik Urusi Coronanya Sendiri
Apr 20, 2020 16:04Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran membantah tuduhan Amerika Serikat dan mengumumkan, Washington lebih baik mengurusi kondisi krisis Corona di negaranya sendiri.
-
Kasus Positif Corona di Malaysia Bertambah
Apr 20, 2020 15:37Kementerian Kesehatan Malaysia mengumumkan klaster baru Covid-19 yang berasal dari pelajar Malaysia yang kembali dari luar negeri.