-
Balasan Turki dan Kerugian Ratusan Juta Dolar Barang AS
Aug 17, 2018 12:46Menteri Perdagangan Turki mengabarkan dimulainya penerimaan pemasukan dari tarif impor baru barang-barang produk Amerika Serikat untuk negara itu senilai 533 juta dolar.
-
Kelompok Aksi Iran; Cara Baru AS Lawan Iran
Aug 17, 2018 09:52Amerika Serikat telah mengadopsi pendekatan tertentu untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran setelah Washington meninggalkan kesepakatan nuklir.
-
Lawan Republik Islam, AS Bentuk Kelompok Aksi Iran
Aug 17, 2018 07:17Ketua Kelompok Aksi Iran di Departemen Luar Negeri AS, Brian Hook mengatakan fokus utama tim kami adalah melaksanakan kebijakan Presiden Donald Trump terhadap Iran.
-
Moskow Tengah Mempersiapkan Balasan Sanksi AS atas Rusia
Aug 16, 2018 17:28Deputi Menteri Luar Negeri Rusia menekankan bahwa Moskow akan membalas sanksi baru Amerika terhadap Rusia.
-
Rakyat Maroko Memboikot Produk Amerika
Aug 15, 2018 20:46Rakyat dan aktivis Maroko di media-media sosial menuntut boikot produk-produk Amerika Serikat.
-
Rahbar: Kami tidak Akan Berunding dengan Amerika !
Aug 13, 2018 15:01Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar menyebut kata-kata pejabat Amerika Serikat terkait sanksi, perang dan perundingan, tidak sopan. Ia mengatakan, kami tegaskan perang tidak akan pernah terjadi dan kami tidak akan berunding.
-
Ghasemi: Trump Mengidap Penyakit Sanksi
Aug 15, 2018 06:52Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Bahram Ghasemi mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan berbagai dalih berniat mengembargo negara-negara lain, seolah-olah dia sedang "sakit."
-
Turki Boikot Barang-barang Elektronik Amerika
Aug 14, 2018 14:07Presiden Turki mengabarkan boikot barang-barang elektronik produk Amerika Serikat di negaranya.
-
Rusia Peringatkan AS Soal Pelanggaran Konvensi Senjata Kimia
Aug 14, 2018 08:50Pemerintah Rusia memperingatkan Amerika Serikat tentang pelanggaran terhadap integritas Konvensi Senjata Kimia.
-
Turki Siap Hadapi Perang Dagang Amerika
Aug 13, 2018 14:57Menteri Keuangan Turki mengabarkan kesiapan negara itu untuk menyusun program khusus guna mencegah penurunan nilai mata uang Lira di hadapan dolar Amerika Serikat.