Turki Boikot Barang-barang Elektronik Amerika
-
Recep Tayyip Erdogan
Presiden Turki mengabarkan boikot barang-barang elektronik produk Amerika Serikat di negaranya.
Kantor berita Anadolu Turki melaporkan, Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, Selasa (14/8) mengatakan, untuk menghadapi kebijakan ekonomi irasional Presiden Amerika, Donald Trump, mulai saat ini Turki akan memproduksi dan mengekspor sendiri barang-barang yang selama ini diimpor menggunakan valuta asing.
Erdogan menjelaskan, kebijakan ekonomi Trump terhadap Turki sama sekali tidak masuk akal.
"Pemerintah Amerika ketika tidak bisa memaksakan kehendaknya kepada Turki, akan menggunakan kekuatan militer dan merusak stabilitas sosial serta politik sebagai senjata untuk meraih ambisinya," ujar Erdogan.
Ia menerangkan, Ankara dibanding sebelumnya sangat menyambut baik pelaku ekonomi yang ingin menanamkan investasinya di Turki.
Hubungan Turki-Amerika terus memburuk dalam beberapa bulan terakhir disebabkan sejumlah masalah termasuk penolakan Amerika untuk mendeportasi Fethullah Gulen dan penolakan Turki membebaskan Andrew Brunson. (HS)