-
Genosida Muslim Rohingya di Myanmar (16)
Jul 08, 2021 23:32Militer Myanmar, pemerintah dan biksu Budha melakukan kejahatannya terhadap Muslim Rohingya dengan kedok Islamofobia dan dilakukan secara sistematis. Padahal menurut ajaran Budha yang menjadi agama resmi Myanmar, segala bentuk kekerasan, bahkan terhadap hewan dilarang.
-
Amerika Tinjauan dari Dalam, 8 Juli 2021
Jul 08, 2021 18:11Dinamika Amerika Serikat selama sepekan terakhir diwarnai sejumlah isu penting di antaranya mengenai motif penarikan pasukan AS dari Afghanistan.
-
Lima Dekade Terorisme MKO yang Didukung AS, Arab Saudi, dan Eropa
Jul 07, 2021 09:40Setelah kehilangan lebih dari 17.000 orang akibat serangan teror, Iran adalah korban utama terorisme.
-
Lima Dekade Terorisme MKO yang Didukung AS, Arab Saudi, dan Eropa
Jul 07, 2021 09:40Setelah kehilangan lebih dari 17.000 orang akibat serangan teror, Iran adalah korban utama terorisme.
-
Laporan DHS Memperingatkan Terorisme Domestik di AS
Jul 05, 2021 10:21Sebuah laporan Homeland Security telah memperingatkan kemungkinan serangan ekstremis domestik di AS.
-
Laporan DHS Memperingatkan Terorisme Domestik di AS
Jul 05, 2021 10:21Sebuah laporan Homeland Security telah memperingatkan kemungkinan serangan ekstremis domestik di AS.
-
Utusan Khusus Putin Temui Presiden Assad di Damaskus
Jul 02, 2021 10:04Presiden Suriah Bashar al-Assad menerima kunjungan Utusan Khusus Presiden Rusia, Alexander Lavrentiev dan rombongan di Damaskus pada Kamis, 1 Juli 2021.
-
Hashd Al Shaabi Irak Gelar Parade Militer Pertama
Jun 27, 2021 11:03Organisasi Hashd Al Shaabi, Sabtu (26/6/2021) untuk pertama kalinya menggelar parade militer yang turut dihadiri oleh Perdana Menteri Irak Mustafa Al Kadhimi.
-
CENTCOM Ancam Duduki Kembali Afghanistan Jika AS Diserang
Jun 14, 2021 17:51Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengancam akan ada invasi baru ke Afghanistan jika serangan ke AS kembali terjadi.
-
Perampasan Hak Suara Iran di Majelis Umum PBB, Konsekuensi lain dari Terorisme Ekonomi AS
Jun 05, 2021 19:25Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan bahwa Iran berada di ambang kehilangan hak untuk memilih di Majelis Umum PBB. Hal itu karena penundaan pembayaran iuran keanggotaannya kepada PBB, sesuai dengan Pasal 19 Piagam PBB.