Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

tewas

  • New York Times: 40 Tewas dalam Serangan Udara AS di Venezuela

    New York Times: 40 Tewas dalam Serangan Udara AS di Venezuela

    Jan 04, 2026 09:22

    Pars Today - Surat kabar Amerika The New York Times melaporkan, mengutip seorang pejabat senior Venezuela, bahwa setidaknya 40 orang tewas dalam serangan udara AS di wilayah Venezuela.

  • 2025, Lebih dari 7.000 Siswa dan Mahasiswa Gugur di Palestina Pendudukan

    2025, Lebih dari 7.000 Siswa dan Mahasiswa Gugur di Palestina Pendudukan

    Jan 01, 2026 11:00

    Pars Today - Kementerian Pendidikan dan Perguruan Tinggi Palestina mengumumkan dalam sebuah laporan bahwa sejak awal tahun 2025, 7.488 siswa telah tewas dan 10.557 lainnya terluka dalam serangan oleh pasukan pendudukan di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

  • Lebih dari 3.000 Migran Tewas dalam Perjalanan Menuju Spanyol

    Lebih dari 3.000 Migran Tewas dalam Perjalanan Menuju Spanyol

    Des 30, 2025 08:10

    Pars Today - Sebuah organisasi swasta mengatakan bahwa lebih dari 3.000 orang telah meninggal dalam perjalanan menuju Spanyol pada tahun 2025.

  • Jumlah Syuhada di Gaza Meningkat Menjadi 70.942

    Jumlah Syuhada di Gaza Meningkat Menjadi 70.942

    Des 23, 2025 18:49

    Pars Today - Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan dalam laporan statistik terbarunya bahwa lima orang yang gugur dan tiga orang yang terluka telah dipindahkan ke rumah sakit di Gaza dalam 24 jam terakhir, sehingga jumlah korban syahid mencapai 70.942.

  • Ilmuwan Nuklir Lainnya Tewas Diteror!

    Ilmuwan Nuklir Lainnya Tewas Diteror!

    Des 17, 2025 10:55

    Pars Today - Nuno F. Loureiro, seorang profesor terkemuka di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan direktur Pusat Ilmu Plasma dan Fusi, meninggal dunia setelah ditembak di Brooklyn.

  • Militer Israel Terus Melanggar Gencatan Senjata

    Militer Israel Terus Melanggar Gencatan Senjata

    Des 19, 2025 13:18

    Pars Today - Pada hari ke-70 sejak perjanjian gencatan senjata dimulai, tentara Israel sekali lagi melanggar perjanjian ini dengan serangan luas di berbagai wilayah Jalur Gaza, yang mengakibatkan beberapa warga Palestina gugur atau terluka.

  • Banjir besar di Asia Tenggara; Lebih dari 300 Tewas dan Ribuan Mengungsi

    Banjir besar di Asia Tenggara; Lebih dari 300 Tewas dan Ribuan Mengungsi

    Nov 29, 2025 12:00

    Pars Today - Hujan deras yang belum pernah terjadi sebelumnya dan badai tropis di Indonesia, Thailand, dan Malaysia telah menyebabkan banjir serta tanah longsor luas di Asia Tenggara. Berdasarkan laporan terbaru, jumlah korban jiwa telah melampaui 300 orang dan ribuan orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.

  • 7 Warga Palestina Gugur dan 30 Lainnya Cedera di Jalur Gaza dalam 48 Jam Terakhir

    7 Warga Palestina Gugur dan 30 Lainnya Cedera di Jalur Gaza dalam 48 Jam Terakhir

    Nov 23, 2025 08:36

    Pars Today - Kementerian Kesehatan Jalur Gaza mengumumkan gugurnya 7 warga Palestina dan 30 lainnya luka-luka dalam 48 jam terakhir.

  • Tiga Orang Tewas dalam Serangan Militer AS di Pasifik

    Tiga Orang Tewas dalam Serangan Militer AS di Pasifik

    Nov 17, 2025 08:35

    Pars Today - Komando Selatan AS (SOUTHCOM) mengumumkan telah menghancurkan sebuah kapal di perairan internasional Samudra Pasifik sebagai bagian dari Operasi Southern Spear, yang menewaskan tiga orang.

  • 4 Tewas Setelah Kapal Pembawa Imigran Ilegal Terbalik di Perairan Libya

    4 Tewas Setelah Kapal Pembawa Imigran Ilegal Terbalik di Perairan Libya

    Nov 16, 2025 07:41

    Pars Today - Bulan Sabit Merah Libya mengumumkan bahwa empat orang tewas setelah kapal yang membawa imigran ilegal yang berencana berangkat ke Eropa terbalik dan tenggelam.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Rahbar Mengangkat Enam Jenderal Baru

    Rahbar Mengangkat Enam Jenderal Baru

    0 second ago
  • Hasil Perang Iran: AS Melemah, Iran Kian Perkasa—Senator AS Akui Kekalahan Trump

  • Nikzad: Musuh Harus Akui Tatanan Baru Kawasan—Tidak Ada Solusi Militer untuk Hormuz

  • Krisis Amputasi Gaza: 8.000 Orang Kehilangan Anggota Tubuh Akibat Perang

  • Chris Murphy: Trump Kalah, AS Tumbang, Iran Makin Perkasa di Akhir Perang

Pilihan Editor
  • Ansarullah Gempur Pasukan Sekutu Saudi

    Ansarullah Gempur Pasukan Sekutu Saudi

    7 hours ago
  • Euro Jebol di Musim Panas

    Euro Jebol di Musim Panas

    12 hours ago
  • Langit Akan Menyuguhkan Empat Fenomena dalam Sehari

    Langit Akan Menyuguhkan Empat Fenomena dalam Sehari

    13 hours ago
Terpopuler
  • Dua Sisi Arab Saudi Diserang; 'Pakta Makkah' Hanya Bertahan Dua Hari?

  • Penjualan Besar-besaran Rudal Patriot kepada Negara-Negara Arab di Teluk Persia

  • 2.400 Rudal Patriot dalam 38 Hari; Krisis Paling Mematikan di Riyadh

  • Presiden Iran: Dengan Teknologi Baru, Iran Bisa Lepas dari Ketergantungan Minyak dan Sanksi

  • Pasukan Reaksi Cepat dan Pasukan Khusus AD Artesh: Garda Terdepan Keamanan Perbatasan Iran

  • Bantuan Obat-obatan dari 11 Negara untuk Iran di Masa Perang

  • Yahya Saree: Operasi Khusus di Al-Mokha—Puluhan Pasukan Saudi Tewas dan Terluka

  • Perlawanan Baru di Suriah Selatan Menarget Posisi Militer Israel

  • Operasi terbaru Militer Yaman; Kilang Aramco di Jizan Jadi Target

  • Parlemen Turki: Perjanjian Aliansi dengan Saudi-Pakistan Adalah Langkah Gila—Turki Akan Jadi 'Penjaga Bayaran'!

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss