Tiga Orang Tewas dalam Serangan Militer AS di Pasifik
-
Perahu yang diserang AS
Pars Today - Komando Selatan AS (SOUTHCOM) mengumumkan telah menghancurkan sebuah kapal di perairan internasional Samudra Pasifik sebagai bagian dari Operasi Southern Spear, yang menewaskan tiga orang.
Menurut laporan IRIB dari Caracas, serangan itu bertepatan dengan kedatangan kapal induk raksasa USS Gerald Ford di Laut Karibia, yang telah meningkatkan ketegangan di kawasan secara tajam.
Komando Selatan AS mengonfirmasi dalam pernyataan resmi pada hari Minggu (16/11/2025) bahwa mereka telah menghancurkan kapal lain yang diduga terlibat dalam operasi perdagangan narkoba di Samudra Pasifik.
Menurut pernyataan yang detailnya dipublikasikan oleh media seperti Infobae, operasi itu dilakukan pada hari Sabtu, 15 November, atas perintah Menteri Perang AS Pete Hegsett.
Militer AS menggambarkan operasi itu sebagai "serangan kinetik mematikan" terhadap sebuah kapal milik "organisasi teroris" dan mengklaim bahwa kapal tersebut mengangkut narkoba melalui rute penyelundupan internasional utama.
Ketiga orang di dalamnya tewas dalam serangan itu. Operasi baru ini merupakan bagian dari kampanye militer yang lebih luas yang dimulai pada bulan September di bawah perintah Presiden Donald Trump dan sejauh ini telah menghancurkan lebih dari 20 kapal dan menewaskan lebih dari 80 orang.(sl)