Khawatir Balasan Iran, Militer Israel Perketat Pengamanan Pejabat
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i185072-khawatir_balasan_iran_militer_israel_perketat_pengamanan_pejabat
Pars Today - Sebuah media milik rezim Zionis mengumumkan bahwa akibat meningkatnya tingkat ancaman bagi perwira militer rezim dan kekhawatiran terhadap operasi yang dilakukan Iran dan sekutunya, lebih banyak perwira rezim Zionis diberikan pengamanan tambahan.
(last modified 2026-02-05T09:29:53+00:00 )
Feb 05, 2026 16:23 Asia/Jakarta
  • 
Pejabat Rezim Zionis
    Pejabat Rezim Zionis

Pars Today - Sebuah media milik rezim Zionis mengumumkan bahwa akibat meningkatnya tingkat ancaman bagi perwira militer rezim dan kekhawatiran terhadap operasi yang dilakukan Iran dan sekutunya, lebih banyak perwira rezim Zionis diberikan pengamanan tambahan.

Menurut laporan ISNA, Radio Militer Israel mengumumkan hari Kamis (05/02/2026), bahwa mengingat kekhawatiran atas operasi balasan Iran dan sekutunya terkait teror yang dilakukan selama Perang 12 Hari, Militer Israel secara besar-besaran memperkuat unit di bawah Staf Umum yang bertanggung jawab melindungi pejabat tinggi dan anggota delegasi.

Media berbahasa Ibrani ini mengklaim bahwa dua tahun setelah perang, di mana rezim Zionis membunuh komandan faksi di Gaza dan Lebanon, serta komandan keamanan Iran tingkat tinggi, Pusat Operasi Staf Umum menyimpulkan bahwa diperlukan penguatan signifikan terhadap unit di markas besar militer yang bertanggung jawab atas keamanan perwira militer senior dan delegasi militer di luar wilayah yang diduduki.

Radio Militer Israel melaporkan bahwa dalam unit ini, yang hingga kini relatif kecil dan beroperasi di bawah komando letnan kolonel, petugas keamanan tetap bekerja bersama sejumlah besar cadangan. Unit ini terutama bertugas mengamankan kepala Staf Umum saat ini dan mantan, dan tidak semua delegasi di luar wilayah yang diduduki berada di bawah pengamanan ketat.

Di pusat operasi, diputuskan bahwa kekuatan unit itu akan diperkuat, dan untuk pertama kalinya, sejumlah besar personel penjaga keamanan akan direkrut dari kalangan prajurit wajib militer.

Menurut media outlet rezim Zionis ini, kelompok pertama tentara wajib militer akan segera direkrut untuk meringankan beban para cadangan di unit itu, dan secara bersamaan, pangkat komandan unit akan ditingkatkan menjadi brigadir jenderal.

Media Israel ini mengklaim bahwa akibat meningkatnya tingkat ancaman terhadap sejumlah besar perwira militer Israel, serta mengingat kekhawatiran tentang operasi balasan oleh Iran dan sekutunya, jumlah perwira yang menerima perlindungan keamanan telah ditingkatkan.

Radio Militer Israel menambahkan dalam laporannya bahwa, seperti yang dikatakan oleh salah satu pejabat senior yang mengelola perang, “Kami telah mengisi magasin kami untuk 100 tahun ke depan untuk membalas dendam pada musuh-musuh kami,” beberapa perwira akan terus menerima dukungan keamanan bahkan setelah mereka meninggalkan tentara Israel.(sl)