-
Putin: Prioritas Barat adalah Memecah Belah Rusia
Apr 25, 2022 15:51Presiden Rusia mengatakan, upaya menciptakan konflik di tengah masyarakat Rusia, dan upaya memecah belah negara ini dari dalam, merupakan prioritas utama negara-negara Barat.
-
Mengritik Kemunafikan AS di Bidang Hak Asasi Manusia
Apr 20, 2022 05:47"klaim Washington tentang pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan perang di seluruh dunia sangat munafik," ungkap Ilhan Omar, anggota Dewan Perwakilan Rakyat AS dari partai Demokrat.
-
Putin: Upaya Barat Kacaukan Ekonomi Rusia, Gagal
Apr 19, 2022 16:02Presiden Rusia mengatakan, upaya negara-negara Barat untuk membut perekonomian negara ini tidak stabil melalui sanksi, gagal.
-
Beda Sikap Biden dan Dinas Intelijen AS Soal Klaim Genosida Rusia di Ukraina
Apr 17, 2022 05:26Lembaga-lembaga intelijen AS telah gagal mengumpulkan informasi untuk mendukung klaim Presiden Joe Biden bahwa Rusia melakukan genosida di Ukraina.
-
Lintas Warta 17 April 2022
Apr 17, 2022 05:16Beda Sikap Biden dan Dinas Intelijen AS Soal Klaim Genosida Rusia di Ukraina.
-
Bin Salman Telepon Putin, Bicarakan Ukraina dan Yaman
Apr 16, 2022 15:04Pemerintah Rusia mengabarkan dilakukannya dialog antara Putra Mahkota Arab Saudi dengan Presiden Rusia, untuk membicarakan sejumlah masalah termasuk Ukraina dan Yaman.
-
Peskov: Rusia akan Lanjutkan Operasi Militer di Ukraina
Apr 15, 2022 16:08Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengumumkan bahwa Rusia akan melanjutkan operasi militernya di Ukraina.
-
Sanksi Barat terhadap Rusia Meningkat, Ini Kata Putin
Apr 14, 2022 17:13Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa negara-negara yang tidak bersahabat telah mengakui ketidakmampuan mereka tanpa adanya sumber-sumber energi Rusia, termasuk gas.
-
Uskup Gereja Ortodoks Rusia Dukung Langkah Putin di Ukraina
Apr 11, 2022 06:51Uskup Gereja Ortodoks Rusia menyerukan dukungan rakyat negara ini terhadap Putin dalam melanjutkan operasi militernya di Ukraina.
-
AS Ingin Saksikan Kekalahan Putin dan Militer Rusia di Ukraina
Apr 09, 2022 12:01Juru bicara Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon mengatakan, Washington ingin menyaksikan kekalahan Presiden Rusia Vladimir Putin dan militer negara itu di Ukraina.