-
Polisi Israel Tembakkan Gas Air Mata ke Sekolah
Nov 28, 2019 18:24Aparat keamanan rezim Zionis Israel menembakkan puluhan gas air mata ke lingkungan sekolah di wilayah selatan al-Khalil, Kamis pagi, 28 November 2019.
-
Sederet Kejahatan Rezim Zionis
Nov 28, 2019 12:53Rezim Zionis Israel didirikan pada tanggal 14 Mei 1948, di mana tokoh yang berperan dalam pendirian rezim ilegal ini adalah David Ben-Gurion.
-
Bentrokan Sengit Demonstran Palestina dengan Polisi Zionis
Nov 27, 2019 15:02Ratusan warga Palestina unjuk rasa menolak keputusan Amerika Serikat yang melegalisasi pembangunan pemukiman Zionis di Tepi Barat dan juga protes atas gugur syahidnya seorang tahanan Palestina bernama Sami Abu Diak.
-
Militer Israel Serang Beberapa Target di Gaza
Nov 27, 2019 12:09Rezim Zionis Israel menyerang beberapa lokasi di Jalur Gaza pada Selama malam, 26 November 2019.
-
Guterres Kutuk Pembantaian satu Keluarga Palestina oleh Israel
Nov 16, 2019 09:24Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengutuk serangan Israel Kamis (14/11) dini hari ke Jalur Gaza yang mengakibatkan delapan anggota satu keluarga Palestina gugur syahid.
-
Hamas Ucapkan Terimakasih atas Dukungan Iran
Nov 06, 2019 15:58Seorang pemimpin senior Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) menyalahkan rezim Zionis Israel atas semua konflik di kawasan, dan mengapresiasi dukungan Republik Islam Iran kepada rakyat Palestina dalam menghadapi penjajah
-
Dukungan Penuh Presiden Tunisia kepada Palestina
Okt 31, 2019 15:27Presiden Tunisia Qais Said yang baru terpilih menegaskan dukungannya kepada Palestina.
-
Dukungan Penuh Presiden Tunisia kepada Palestina
Okt 31, 2019 15:08Presiden Tunisia Qais Said yang baru terpilih menegaskan dukungannya kepada Palestina.
-
Pasukan Zionis Tembaki Warga Palestina
Okt 19, 2019 15:54Pasukan rezim Zionis Isarel menembaki warga Palestina di utara Jalur Gaza pada Sabtu, 19 Oktober 2019.
-
Saudi Siap Akui Israel Jika AS Bantu untuk Kalahkan Iran
Okt 12, 2019 14:59Sebuah pernyataan mengejutkan datang dari Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman. Dia menyatakan bersedia untuk mengakui rezim Zionis Israel dan menormalkan hubungan Arab Saudi dengan rezim ini dengan syarat Amerika Serikat membantunya untuk mengalahkan Republik Islam Iran dan mengendalikan Timur Tengah.