AS Menyetujui Penjualan Pesawat Tempur F-15 ke Israel
-
F-15
Pars Today - Kementerian Perang AS (Pentagon) mengumumkan bahwa mereka telah menyetujui kontrak senilai $8,6 miliar untuk menjual pesawat tempur F-15 ke Israel.
Menurut laporan IRNA dari Asia One, Pentagon mengumumkan, "Kontrak itu mencakup desain, integrasi, instrumentasi, pengujian, produksi, dan pengiriman 25 pesawat F-15IA baru untuk Angkatan Udara Israel dengan opsi untuk membeli 25 pesawat F-15IA lagi."
Pentagon menambahkan bahwa kontrak itu mencakup penjualan peralatan militer asing ke Israel.
AS telah lama menjadi pemasok senjata terbesar bagi rezim Zionis sebagai sekutu terdekatnya di Timur Tengah.
Para demonstran pro-Palestina dan anti-perang di seluruh AS telah menyerukan diakhirinya dukungan militer Washington untuk Israel atas genosida di Gaza, tetapi tuntutan ini belum diindahkan oleh pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan mantan Presiden Joe Biden.
Pentagon menambahkan bahwa pengiriman jet tempur ke Israel diperkirakan akan selesai pada 31 Desember 2035.
Terlepas dari kejahatan rezim Zionis Israel di Gaza dan pembantaian lebih dari 70.000 orang di wilayah itu, Amerika Serikat memberikan bantuan militer dalam jumlah besar tanpa syarat apa pun. Nota kesepahaman tahun 2016 menjanjikan $3,8 miliar setiap tahun, atau lebih dari $10 juta per hari, dari uang pajak Amerika, dan Kongres secara teratur menambahkan lebih banyak lagi.
Amerika Serikat diharapkan tidak hanya menahan diri dari mengkritik Israel secara terbuka, tetapi juga mendukung posisi Israel di lembaga-lembaga internasional. Contoh yang paling jelas adalah veto terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB yang ditolak Israel, terlepas dari apakah resolusi itu sejalan dengan kebijakan Amerika atau tidak.
Selain itu, Israel jarang, jika pernah, tunduk pada hukum dan kebijakan Amerika tertentu, khususnya, pembatasan hukum terkait pelanggaran hak asasi manusia yang berlaku untuk semua penerima bantuan AS.(sl)