Kepala Staf Netanyahu Ditangkap
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i183952-kepala_staf_netanyahu_ditangkap
Pars Today - Sumber media Zionis melaporkan penangkapan kepala staf Netanyahu untuk penyelidikan terkait kebocoran dokumen rahasia.
(last modified 2026-03-07T18:24:46+00:00 )
Jan 12, 2026 11:06 Asia/Jakarta
  • Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu
    Perdana Menteri Zionis Benjamin Netanyahu

Pars Today - Sumber media Zionis melaporkan penangkapan kepala staf Netanyahu untuk penyelidikan terkait kebocoran dokumen rahasia.

Menurut laporan IRNA pada hari Minggu (11/01/2026), Organisasi Radio dan Televisi Israel mengumumkan bahwa polisi rezim telah menangkap Tzachi Braverman, kepala staf Netanyahu untuk diinterogasi dan diselidiki atas upayanya menghalangi penyelidikan kebocoran dokumen sensitif ke media asing.

Menurut laporan ini, Braverman diinterogasi di Unit Lahav 433. Unit khusus untuk menyelidiki kejahatan serius dan korupsi ini dibentuk pada tahun 2008 dan disebut "Biro Investigasi Federal".

Dalam hal ini, Channel 12 Israel juga mengumumkan bahwa polisi Israel telah menggeledah rumah Braverman sebelum menangkapnya.

Dalam beberapa hari terakhir, sekelompok peretas juga mengumumkan bahwa mereka telah meretas telepon seluler Tzachi Braverman.

Braverman seharusnya menjadi duta besar Israel untuk Inggris, tetapi ada kekhawatiran bahwa tuduhan itu dapat menunda pengangkatannya.

Selain Braverman, polisi Israel juga memanggil mantan Juru Bicara Netanyahu, Eli Feldstein, yang sebelumnya ditangkap sehubungan dengan kasus ini.

Sumber media sebelumnya melaporkan bahwa Juru Bicara Perdana Menteri Eli Feldstein dan penasihat media Netanyahu, Jonatan Urich ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan membocorkan informasi dan menerima uang dari sumber asing.

Kedua pria itu diduga melakukan kejahatan termasuk menghubungi pihak asing, pencucian uang, menerima suap, penipuan, dan pelanggaran kepercayaan.

Sehubungan dengan hal ini, partai Likud Netanyahu, dalam pernyataan yang sangat keras yang tidak menyebutkan Feldstein, menggambarkan dukungannya terhadap Urich, pernyataannya, dan penangkapannya sebagai "tindakan polisi yang represif dan upaya baru dalam kampanye pelecehan politik" yang bertujuan untuk menggulingkan perdana menteri sayap kanan dan mencegah pemecatan kepala Shin Bet yang gagal.

Pernyataan itu menggambarkan tujuan penangkapan Urich sebagai upaya mengintimidasi dan memeras kesaksian palsu terhadapnya melalui ancaman dan penahanan sewenang-wenang, dan menambahkan, “Investigasi dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan di bawah perintah pembungkam, dan Urich serta pihak lain digunakan sebagai bahan bakar untuk konflik politik internal.”(sl)