Somalia Membatalkan Semua Perjanjian dengan UEA
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i184034-somalia_membatalkan_semua_perjanjian_dengan_uea
Pars Today - Pemerintah Somalia mengumumkan bahwa mereka telah membatalkan semua perjanjiannya dengan Uni Emirat Arab untuk membela kedaulatan negaranya.
(last modified 2026-01-13T06:59:32+00:00 )
Jan 13, 2026 13:57 Asia/Jakarta
  • Bendera Somalia
    Bendera Somalia

Pars Today - Pemerintah Somalia mengumumkan bahwa mereka telah membatalkan semua perjanjiannya dengan Uni Emirat Arab untuk membela kedaulatan negaranya.

Menurut laporan FNA, Somalia membatalkan semua perjanjiannya dengan UEA di tengah meningkatnya ketegangan dan perselisihan regional.

Tindakan ini termasuk pembatalan perjanjian keamanan dan pertahanan, dan alasan di balik tindakan permusuhan itu adalah karena Somalia mengatakan hal itu merusak kedaulatan negara.

Pemerintah Somalia mengeluarkan pernyataan yang mengumumkan bahwa kabinet, setelah dengan cermat menilai perkembangan terkini dan sesuai dengan kewenangan hukumnya, telah memutuskan untuk membatalkan semua perjanjian bilateral yang telah disepakati dengan Uni Emirat Arab, dengan mencatat bahwa keputusan ini mencakup berbagai bentuk kerja sama dan organisasi serta lembaga terkait.

Pernyataan itu menambahkan bahwa keputusan ini juga berlaku untuk semua perjanjian dan kerja sama yang ada di pelabuhan Berbera, Bosaso, dan Kismayo, dan termasuk perjanjian yang ditandatangani dengan administrasi regional di Republik Federal Somalia.

Pemerintah Somalia menekankan bahwa langkah-langkah ini bertentangan dengan prinsip kedaulatan, non-intervensi, dan penghormatan terhadap tatanan konstitusional, prinsip-prinsip yang diabadikan dalam Piagam PBB, Uni Afrika, Organisasi Kerja Sama Islam, dan Liga Arab, di mana Somalia adalah anggotanya.

Pernyataan ini menekankan bahwa langkah-langkah ini juga melanggar kehendak rakyat Somalia, yang bersikeras menolak setiap tindakan yang merusak kemerdekaan dan persatuan negara.

Keputusan Mogadishu ini muncul di tengah meningkatnya perselisihan antara Somalia dan Uni Emirat Arab (UEA) mengenai sejumlah isu, termasuk perkembangan regional yang dianggap Mogadishu sebagai pelanggaran kedaulatannya.

Para pengamat politik percaya bahwa Uni Emirat Arab berada di balik pengakuan baru-baru ini terhadap Republik Somaliland yang memproklamirkan diri oleh rezim Israel, sebuah langkah yang telah ditolak keras oleh pemerintah Somalia, yang bersikeras pada kedaulatannya atas wilayah itu.(sl)